Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Program RISE To IPO
Kementerian UMKM Genjot Pasar Modal Jadi Sumber Pendanaan Alternatif Usaha Menengah
Rabu, 9 Juli 2025 20:34 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) meluncurkan Program RISE To IPO sebagai solusi pembiayaan alternatif bagi usaha menengah.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyebut, pasar modal Indonesia terus berkembang sebagai sumber pendanaan alternatif yang potensial. “Program RISE To IPO hadir sebagai jawaban konkret atas kebutuhan atas pembiayaan alternatif tersebut,” ujar Maman dalam acara peluncuran program RISE To IPO: Empowering Medium Enterprises to IPO di Jakarta, Rabu (9/7/2025).
RISE merupakan akronim dari Reach atau usaha menengah potensial, Inspire bagi mereka untuk berani go public, Support dalam proses transformasi bisnis, dan Elevate ke level perusahaan terbuka yang kompetitif.
Maman menyebut, program RISE To IPO adalah jembatan transformasi yang mendorong pengusaha menengah untuk naik kelas, dari perusahaan tertutup menjadi perusahaan terbuka, yang lebih tertata, transparan, dan kompetitif.
Baca juga : Wamenkop: Saatnya Rakyat Papua Jadi Subyek Perekonomian Lewat Kopdes Merah Putih
Diungkapkan Maman, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pengusaha menengah di Indonesia hari ini bukan hanya soal permodalan, tetapi juga akses terhadap skema pendanaan jangka panjang yang sesuai kebutuhan dan berkelanjutan.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 2024, terdapat 42 perusahaan skala menengah yang tercatat di papan akselerasi, dengan mayoritas berasal dari sektor consumer goods, teknologi, dan properti.
"Usaha menengah ini kami harapkan dapat menjadi jangkar bagi jutaan usaha mikro dan kecil di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Karena setiap usaha menengah yang kuat dan berdaya saing dapat menjadi off taker, sekaligus aggregator bagi usaha mikro dan usaha kecil dalam skema kemitraan rantai pasok, sehingga dapat menciptakan multiplier effect bagi perekonomian Indonesia.
Baca juga : BNI Gandeng Kementerian UMKM Perkuat Layanan Keuangan Pelaku Usaha
Hal ini juga katanya, sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pada pentingnya hilirisasi dan penguatan sektor produktif.
“Maka dengan menjadi perusahaan publik, tidak hanya akan memperkuat bisnis usaha menengah, tapi juga memberikan kesempatan bagi usaha mikro dan kecil untuk berkembang dan meningkatkan kapasitas usahanya,” ucapnya.
Maman juga mengingatkan pentingnya melakukan kurasi dan evaluasi bagi pengusaha menengah yang masuk dalam program RISE To IPO.
Menurutnya hal itu jangan sekadar berpatokan pada aspek jumlah, tapi juga pada aspek kualifikasi, kualitas, serta fundamental perusahaan.
Baca juga : Hipmi Harap Pemerintah Genjot Belanja Dan Perbaiki Iklim Usaha
Sementara itu, Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM Bagus Rachman menambahkan, terdapat tiga tujuan utama dalam program RISE To IPO: Empowering Medium Enterprises to IPO. Yaitu, meningkatkan awareness dan literasi tentang pasar modal, memberikan strategi pendampingan teknis dan konkret, dan membuka kesempatan bagi peserta yang lolos kurasi untuk mengikuti program IDX Incubator.
"Memberikan strategi pendampingan teknis dan konkret ini juga meliputi aspek legal, keuangan, dan tata kelola perusahaan dalam proses menuju go public," katanya.
Program RISE To IPO disusun dengan beberapa tahapan secara komprehensif, yang mengedepankan edukasi, seleksi yang terukur, serta pendampingan yang bersifat praktis dan implementatif.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya