Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menjawab Tuntutan Mitra Driver
Grab: Komisi Dikelola Untuk Asuransi Dan Tanggap Darurat
Rabu, 23 Juli 2025 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Grab Indonesia menilai, tuntutan pengemudi ojek online (Ojol) agar komisi untuk aplikator diturunkan menjadi 10 persen, dapat mengganggu keberlanjutan ekosistem bisnis. Sebab, komisi yang dikelola aplikator, tidak hanya untuk pemeliharaan aplikasi. Tetapi juga untuk program kesejahteraan driver.
Sejumlah asosiasi pengemudi ojol, kembali menggelar aksi menuntut sistem bagi hasil menjadi 90 persen untuk ojol dan 10 persen untuk aplikator. Hal itu disampaikan lewat demo Aksi Kebangkitan Jilid II Transportasi Online Nasional 217 pada Senin (21/7/2025).
Menanggapi hal ini, Chief of Public Affairs Grab Indonesia Tirza Munusamy menegaskan, usulan penurunan komisi hingga 10 persen tidak sejalan dengan prinsip keberlanjutan ekosistem secara keseluruhan.
Baca juga : Pemerintah Dorong Eksportir Kita Gaspol
Menurut Tirza, komisi yang diterima saat ini digunakan tidak hanya sebagai biaya penggunaan aplikasi.
“Tetapi juga untuk mendukung berbagai aspek penting yang dijalankan Grab bagi Mitra Pengemudi,” ucap Tirza dalam keterangan resmi yang diterima Rakyat Merdeka, Selasa (22/7/2025).
Sejumlah layanan yang dimaksud, imbuhnya, meliputi layanan bantuan dan operasional 24/7 (24 jam setiap hari-red). Termasuk GrabSupport dan tim tanggap darurat, penyediaan asuransi kecelakaan bagi mitra dan pengguna, fasilitas edukasi dan pengembangan kapasitas, seperti GrabAcademy.
Baca juga : Gandeng PKL Agar Tak Kembali Jualan Di Jalan
Kemudian, beragam program kesejahteraan dan insentif yang bersifat sukarela. Seperti GrabBenefits, program beasiswa GrabScholar, dan pelatihan kewirausahaan.
Untuk itu, imbuh Tirza, Grab terus berupaya menjaga keterjangkauan layanan di tengah kenaikan biaya jasa melalui berbagai inisiatif.
“Seperti program subsidi tarif, diskon, serta loyalitas pelanggan,” terangnya.
Baca juga : Erika Carlina, Tuding DJ Panda Bohong
Upaya ini dilakukan Grab agar permintaan layanan tetap terjaga, masyarakat terus dapat mengakses layanan dengan biaya yang terjangkau. Dan mitra pengemudi dapat memperoleh peningkatan penghasilan.
Tirza menekankan, Grab berkomitmen untuk terus menjadi mitra Pemerintah dan masyarakat, dalam membangun ekosistem transportasi daring yang tangguh dan adil.
Pihaknya pun percaya, bahwa solusi terbaik hanya dapat dicapai melalui dialog terbuka, serta empati terhadap kondisi masing-masing pihak.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya