Dark/Light Mode

Top, Bank Jakarta Catat Laba Naik 24 Persen Pasca Ganti Nama

Selasa, 29 Juli 2025 14:13 WIB
Top, Bank Jakarta Catat Laba Naik 24 Persen Pasca Ganti Nama

RM.id  Rakyat Merdeka - Bank DKI yang kini mengusung identitas baru sebagai Bank Jakarta mencatatkan kinerja keuangan positif hingga akhir Triwulan II 2025.

Capaian ini mencerminkan keberhasilan strategi transformasi menyeluruh dan ekspansi bisnis yang terus diperkuat, termasuk melalui sinergi regional.

Per Juni 2025, total aset Bank Jakarta tercatat sebesar Rp84,72 triliun, tumbuh 2,96% dibandingkan posisi Triwulan II 2024 sebesar Rp82,29 triliun.

Pertumbuhan aset tersebut sejalan dengan peningkatan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang mencapai Rp67,69 triliun atau tumbuh 3,84% (yoy).

Baca juga : J Trust Bank Catat Laba Bersih 112,86 Miliar Di Semester I 2025

Di tengah persaingan ketat, komposisi CASA (Current Account Saving Account) turut meningkat 8,03% (yoy) menjadi Rp25,37 triliun, memberikan fundamental kuat bagi pertumbuhan berkelanjutan.

Dari sisi penyaluran kredit, pertumbuhan pada Triwulan II 2025 ditopang oleh segmen UKM yang melonjak 43,70% (yoy) menjadi Rp2,31 triliun, serta kredit konsumer yang tumbuh 2,92% (yoy) menjadi Rp23,50 triliun.

Bank Jakarta aktif mendorong penetrasi kredit UKM melalui literasi keuangan di sentra UMKM, kerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM, kolaborasi channeling kredit multiguna dengan mitra fintech dan koperasi, serta telemarketing melalui berbagai kanal digital.

Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H Widodo menyatakan, bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen Bank Jakarta untuk tumbuh sehat dan inklusif.

Baca juga : Pake Setelan Jas, Pramono Tetap Patuh Rabu Naik Transportasi Umum

"Kami terus memperkuat fungsi intermediasi dengan memperluas akses pembiayaan produktif, khususnya kepada pelaku UMKM yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah,” ujar Agus Selasa 28/7/2025

Per Juni 2025, laba bersih Bank Jakarta mencapai Rp421,18 miliar, tumbuh 24,42% (yoy) dari Rp338,53 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Peningkatan ini ditopang oleh pendapatan bunga bersih yang naik 10,38%, dari Rp1,34 triliun menjadi Rp1,47 triliun. Efisiensi operasional turut membaik dengan rasio BOPO turun menjadi 83,86%, dari sebelumnya 87,02%.

Kinerja positif Bank Jakarta diperkuat dengan perubahan identitas perusahaan. Bertepatan dengan HUT ke-498 Kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi mengumumkan perubahan nama dari Bank DKI menjadi Bank Jakarta

Baca juga : Bank Jakarta Dukung Digitalisasi Pasar Di Jakarta

 Nama baru ini dipilih karena merepresentasikan identitas kota, memiliki resonansi global, dan menggambarkan aspirasi kolektif warga Jakarta.

Logo baru turut diperkenalkan, menampilkan tiga garis diagonal menyerupai api Monas simbol semangat pertumbuhan dan aspirasi tanpa batas. Dengan fondasi kinerja yang solid dan identitas baru yang dinamis, Bank Jakarta siap melangkah ke masa depan sebagai mitra strategis pembangunan ekonomi daerah yang adaptif, inovatif, dan kompetitif.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.