Dark/Light Mode

Amankan Pasokan BBM, Pertamina Tambah 86 Mobil Tangki Ke Jember

Selasa, 29 Juli 2025 17:14 WIB
Truk BBM Pertamina. (Foto: Pertamina)
Truk BBM Pertamina. (Foto: Pertamina)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pertamina terus berupaya maksimal memenuhi kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) masyarakat Jember menyusul penutupan jalan nasional di Jalur Gumitir yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi. Penutupan jalan dilakukan untuk keperluan perbaikan, sehingga distribusi BBM dialihkan ke jalur alternatif.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jatimbalinus, Ahad Rahedi, mengatakan bahwa Pertamina telah menyiapkan strategi distribusi sejak pertengahan Juli 2025, jauh sebelum penutupan jalur resmi dimulai pada 24 Juli.

“Pertamina menggunakan rute alternatif Banyuwangi – Situbondo – Arak-Arak – Bondowoso – Jember untuk menggantikan jalur Banyuwangi – Gumitir yang biasa digunakan,” jelas Ahad, Selasa (29/7/2025).

Baca juga : J Trust Bank Catat Laba Bersih 112,86 Miliar Di Semester I 2025

Selain itu, Pertamina juga menambahkan 86 unit mobil tangki dari berbagai wilayah seperti Banyuwangi, Surabaya, dan Malang untuk mempercepat pengiriman BBM. Kapasitas kendaraan disesuaikan dengan kondisi jalur yang hanya dapat dilalui maksimal 24 KL.

“Kami juga melakukan alih suplai ke Pertamina Instalasi Surabaya Group dan Fuel Terminal Malang agar mobil tangki tidak terjebak kemacetan di Pelabuhan Ketapang,” tambahnya.

Ahad menjelaskan bahwa akibat kemacetan, waktu tempuh distribusi atau Round Time Hours (RTH) meningkat signifikan, dari sebelumnya 4 jam menjadi 11 jam. Untuk itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Satlantas dan Polres setempat agar kendaraan pengangkut BBM dan LPG mendapat prioritas.

Baca juga : MyPertamina Umumkan Pemenang Hadiah Mobil hingga Umrah di Cirebon

Sebagai bagian dari upaya penanggulangan dampak distribusi, Pertamina Patra Niaga turut melaksanakan rapat koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, termasuk Pemerintah Kabupaten Bondowoso.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Bondowoso, Fathur Rozi, menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat Pertamina.

“Penutupan Jalur Gumitir memang berdampak pada keterlambatan distribusi BBM, termasuk di wilayah kami. Namun kami sudah berkoordinasi dan mengimbau masyarakat tetap tenang, karena stok BBM di Bondowoso insyaallah aman,” ujarnya.

Baca juga : Melalui Green Procurement, Pertamina Ajak Mitra Berkontribusi Pada Keberlanjutan

Sebagai antisipasi tambahan, Pertamina juga tengah menyiapkan dukungan distribusi dari Terminal BBM di Tuban dan Madiun untuk memperkuat ketersediaan pasokan di wilayah terdampak.

Pertamina juga mengimbau masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan BBM untuk menghubungi Pertamina Call Center 135.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.