Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Melalui Green Procurement, Pertamina Ajak Mitra Berkontribusi Pada Keberlanjutan
Kamis, 24 Juli 2025 21:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) perkuat proses pengadaan dengan Green Procurement, pengadaan yang menerapkan prinsip keberlanjutan. Melalui acara Pertamina Supplier Relationship Management 2025, Pertamina mendorong mitra kerja, suplier dan vendor untuk beraktivitas sesuai asas keberlanjutan sehingga dapat berkontribusi pada pencapaian target pengurangan emisi, peningkatan keselamatan kerja, serta kesejahteraan masyarakat.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, komitmen tersebut disampaikan Pertamina kepada mitra kerja, suplier dan vendor pada acara Pertamina Supplier Relationship Management 2025 (SRM) yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, Kamis (24/7/2025).
Baca juga : Pasok LPG, Pertamina Dukung Koperasi Desa Merah Putih
Fadjar mengungkapkan, SRM merupakan ajang rutin Pertamina dengan mitra kerja untuk menyampaikan kondisi dan regulasi terkait proses pengadaan, serta penegasan kembali praktik Green Procurement.
"Green Procurement Pertamina memacu semua pihak untuk menjadi perusahaan bertanggung jawab pada lingkungan, sosial dan tata kelola, sesuai dengan komitmen Pertamina pada keberlanjutan. Kami berharap dengan komitmen ini, secara bersama-sama Pertamina dan mitra kerja dapat berkontribusi pada lingkungan yang lebih baik dan aman, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.
Baca juga : Daikin Mulai Pengiriman Perdana AC Nusantara Prestige Ke Seluruh Indonesia
SVP Procurement Hery Murahmanta mengatakan, aspek keberlanjutan merupakan asas kesinambungan dalam proses pengadaan suatu barang dan jasa. Hal tersebut diwujudkan melalui proses pengadaan yang efektif dan efisien, di antaranya melalui sentralisasi kontrak payung, serta inovasi sistem pengadaan Pertamina seperti Price Database & Market Intelligence Tools (PREDICT) dan standarisasi Kode Identifikasi Material Pertamina (KIMAP).
Green Procurement Pertamina juga melakukan proses pengadaan yang memperhatikan dampak terhadap lingkungan, mulai dari penekanan aspek kesehatan, keselamatan, keamanan dan lingkungan (Health, Safety, Security and Environment/HSSE), serta sistem digital pengadaan barang dan jasa.
Baca juga : Usia 92, Presiden Kamerun Paul Biya Masih Berburu Masa Jabatan Ke-8
"Pertamina harus bisa memberikan kontribusi terhadap aspek keberlanjutan salah satunya melalui Green Procurement. Oleh karena, penting untuk membangun ekosistem yakni Pertamina dan para vendor, yang peduli dan mewujudkan hal tersebut melalui berbagai program," pungkasnya.
Pada kegiatan SRM, Pertamina juga menjelaskan tentang 10 Fokus Keberlanjutan Pertamina yang terbagi pada tiga aspek, yakni lingkungan, sosial dan tata kelola. Fokus Keberlanjutan ini tak hanya diberlakukan bagi Pertamina, namun juga oleh seluruh rantai bisnis termasuk mitra kerja, suplier dan vendor. Komitmen Pertamina pada keberlanjutan serta 10 Fokus Keberlanjutan dapat dilihat pada website Pertamina www.pertamina.com.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya