Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tim Muda Pertamina Raih Top 6 Innovators Di Ajang SDG Innovation Accelerator 2025
Jumat, 1 Agustus 2025 14:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Tim muda PT Pertamina (Persero) yang tergabung dalam tim EkoSilika berhasil meraih penghargaan Top 6 Innovators Indonesia dalam ajang SDG Innovation Accelerator for Young Professionals 2025 yang digelar oleh United Nations Global Compact (UNGC). Acara penghargaan berlangsung di Gedung Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kamis (31/7/2025).
Tim EkoSilika beranggotakan Andi Hendra Paluseri (Technology Innovation), Nadhilah Dhina (Sustainability), Muhammad Faiz (PPN), dan Lutfhan Hadhi (PGE). Mereka mempresentasikan inovasi terkait pemanfaatan limbah silika dari brine panas bumi, yang diubah menjadi produk bernilai tambah seperti kosmetik, pupuk cair, dan pupuk kompos.
Baca juga : Pertamina Lubricants Tampilkan Inovasi Pelumas Di INAMARINE 2025
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa penghargaan ini menjadi bukti komitmen Pertamina dalam mendorong inovasi berkelanjutan. “Inovasi yang dijalankan talenta muda Pertamina selalu mengedepankan multiplier effect, baik bagi perusahaan maupun masyarakat dan lingkungan sekitar wilayah operasi di seluruh Indonesia,” ujar Fadjar.
Ia menambahkan, inovasi EkoSilika mendukung hilirisasi produk migas sebagaimana dicanangkan Presiden Prabowo Subianto, serta menjadi kontribusi nyata Pertamina terhadap pembangunan ekonomi sirkular dan transisi energi.
Baca juga : 25 Perusahaan Raih Indonesia Digital Technology and Innovation Awards 2025
Program SDG Innovation Accelerator for Young Professionals berlangsung selama sembilan bulan, dari November 2024 hingga Juli 2025, dan diselenggarakan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Program ini bertujuan mengembangkan talenta muda dalam menciptakan solusi bisnis yang mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Direktur Operasi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), Ahmad Yani, yang menjadi mentor internal tim EkoSilika, turut mengapresiasi pencapaian ini. “Kemenangan inovasi silika ini menunjukkan bahwa potensi panas bumi tidak hanya terbatas pada pembangkitan listrik, tetapi juga bisa menjadi bahan baku produk bernilai tambah. Pendekatan inovatif ini akan memperkuat posisi panas bumi sebagai pilar transisi energi di Indonesia,” tegasnya.
Baca juga : Animo Membludak, Pendaftaran KILA Diperpanjang Hingga 3 Agustus 2025
Sebagai perusahaan energi yang memimpin transisi menuju energi bersih, Pertamina berkomitmen mendukung target Net Zero Emission 2060 melalui pengembangan inovasi yang berkelanjutan. Seluruh upaya ini selaras dengan penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh lini bisnisnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya