Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dorong Ekonomi Sirkular
PLN EPI Dukung Pelatihan Budidaya Domba Garut di Tasikmalaya
Minggu, 3 Agustus 2025 07:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) mendorong penguatan ekosistem ekonomi sirkular di pedesaan melalui pelatihan budidaya domba Garut bagi peternak di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.
Kegiatan ini berlangsung pada 21–25 Juli 2025 dan melibatkan dua kelompok tani dari Desa Bojongkapol dan Desa Sarimukti.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN EPI yang bertujuan memperkuat kapasitas kelompok tani, dengan memadukan sektor peternakan dan penghijauan melalui pemanfaatan pohon energi seperti indigofera dan kaliandra.
Program ini menggandeng Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, UPTD Balai Pengembangan Pembibitan Ternak Domba dan Kambing (BPPTDK) Margawati Garut, serta turut dihadiri oleh Komisi III DPRD Kabupaten Tasikmalaya.
Baca juga : Pererat Budaya Melalui Kolaborasi Tarian Klasik
Sekretaris Perusahaan PLN EPI Mamit Setiawan mengatakan, kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen perusahaan dalam menyelesaikan tantangan sosial secara kolaboratif dan berkelanjutan.
“PLN EPI sebagai bagian dari masyarakat memiliki peran strategis dalam mendukung pemulihan sosial dan ekonomi desa,” ujar Mamit dalam keterangan resmi, Minggu (3/8/2025).
Menurut dia, pelatihan ini tidak hanya mencakup peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kolaborasi kelembagaan dari pemerintah daerah hingga kelompok tani.
"Tujuannya, agar petani tidak hanya terampil, tapi juga mandiri dan efisien dalam mengelola usahanya,” tambahnya.
Baca juga : Propan Raya Dukung Pelestarian Budaya dan Tradisi di Indonesia
Pelatihan yang diikuti oleh 25 anggota kelompok tani ini fokus pada berbagai aspek teknis, seperti manajemen perkawinan domba, pembuatan pakan silase, pemberian mineral dan suplemen, pemanfaatan teknologi tepat guna, pemeliharaan kesehatan ternak, hingga sistem pencatatan ternak.
Selain meningkatkan kapasitas individu, pelatihan ini juga dirancang untuk membentuk kelompok peternak mandiri dan menciptakan ekosistem peternakan yang terpadu.
Para petani diajarkan untuk mengolah kotoran ternak menjadi pupuk organik guna mendukung kesuburan lahan, serta memanfaatkan hasil penghijauan sebagai sumber pakan utama.
Ketua Kelompok Tani Jaga Lembur Tani Makmur Agus Sutyana menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan yang menurutnya sangat bermanfaat.
Baca juga : Ma’ruf Amin: Ekonomi Syariah Indonesia Tetap Kuat di Tengah Gejolak Global
“Pelatihan ini sangat berbeda dari kondisi kami sebelumnya. Selama lima hari, saya belajar banyak hal. Harapan saya ke depan, masyarakat bisa turut mendorong dan mendukung program ini,” ujarnya.
PLN EPI berharap, pendekatan integratif yang dikembangkan bersama kelompok tani dapat menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di wilayah lain.
Program ini juga menjadi bagian dari komitmen PLN EPI dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya