Dark/Light Mode

Pasar Tradisional Kembali Ramai, Pedagang Apresiasi Mentan Bongkar Beras Oplosan

Selasa, 5 Agustus 2025 17:23 WIB
Aktivitas jual beli di pasar tradisional menggeliat lagi pasca aksi tegas Mentan bongkar beras oplosan .
Aktivitas jual beli di pasar tradisional menggeliat lagi pasca aksi tegas Mentan bongkar beras oplosan .

RM.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai menunjukkan pergeseran perilaku konsumsi, terutama dalam membeli kebutuhan beras. Kini, pasar-pasar tradisional kembali menjadi pilihan utama warga setelah terbongkarnya praktik pengoplosan beras yang selama ini beredar di sejumlah pasar ritel modern.

Langkah tegas Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Satgas Pangan Mabes Polri dalam mengungkap kasus beras oplosan mendapat respons positif dari publik. Dampaknya langsung terasa di lapangan, termasuk di Pasar Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Kepala Pasar Leuwiliang, Mulyadi mengungkapkan bahwa jumlah pembeli beras di pasar tradisional meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir.

Baca juga : Kabar Baik, Saddil Ramdani Sudah Latihan Bareng Skuad Persib

“Memang ada peningkatan volume pembeli beras, terutama setelah munculnya pemberitaan mengenai kasus beras oplosan. Banyak masyarakat yang kini beralih dari pasar modern ke pasar tradisional,” ujar Mulyadi di Bogor, Selasa (5/8/2025).

Menurutnya, konsumen merasa lebih percaya terhadap kualitas beras yang dijual oleh pedagang pasar tradisional. “Pasar tradisional jadi pilihan utama karena masyarakat percaya terhadap pedagang yang sudah mereka kenal. Mereka yakin beras yang dijual asli dan tidak dioplos,” lanjutnya.

Mulyadi lantas mangapresiasi Mentan atas keberanian dan ketegasannya mengungkap praktik curang yang merugikan rakyat kecil.

Baca juga : Perhutanan Sosial Pertamina, Jaga Lingkungan Dan Tingkatkan Kesejahteraan

“Alhamdulillah, Pak Menteri luar biasa. Beliau berani membongkar maraknya beras oplosan. Ini sangat membantu masyarakat dalam mendapatkan beras yang berkualitas,” kata Mulyadi.

Senada dengan itu, salah satu pedagang pasar, Haji Pepen (45), juga menyampaikan rasa syukurnya atas tindakan cepat pemerintah. Ia menyebut kepercayaan masyarakat terhadap pasar tradisional kini kembali meningkat.

“Alhamdulillah, sejak pengungkapan kasus oleh Pak Menteri dan polisi, pembeli jadi lebih banyak. Pasar jadi ramai lagi,” tutur Pepen.

Baca juga : Gunung Semeru Erupsi Empat Kali Pagi Tadi, Warga Diminta Jauhi Besuk Kobokan

Langkah berani pemerintah ini diharapkan menjadi titik balik dalam penguatan ekosistem distribusi pangan yang sehat dan adil, serta memastikan masyarakat mendapatkan produk yang aman dan layak konsumsi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.