Dark/Light Mode

Ketua Id Battery Gaungkan Visi Baterai Indonesia di Panggung Dunia

Rabu, 6 Agustus 2025 17:26 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - International Battery Summit 2025 resmi dibuka hari ini di Jakarta dengan seruan kolaborasi dari Ketua Umum Asosiasi Ekosistem Baterai Indonesia (Id Battery), Reynaldi Istanto.

Seruan itu disampaikannya saat menyampaikan sambutan pembukaan di hadapan pejabat pemerintah, pimpinan industri, akademisi, serta para pemangku kepentingan internasional.

Diselenggarakan di Hotel Mulia, Jakarta, acara ini diprakarsai oleh National Battery Research Institute (NBRI) dengan Id Battery sebagai co-host.

Kegiatan ini menjadi wadah strategis untuk dialog dan kolaborasi di sektor baterai dan penyimpanan energi tingkat global.

Baca juga : Indonesia Ungguli Malaysia, Singapura Dan Thailand

Dalam pidatonya, Bapak Reynaldi menekankan posisi strategis Indonesia dalam lanskap industri baterai dunia, serta urgensi untuk membangun ekosistem baterai yang terintegrasi, berkelanjutan, dan inklusif.

“Kehadiran hadirin semua hari ini menegaskan pentingnya tindakan kolektif dan kolaborasi dalam membangun ekosistem baterai yang kuat dan visioner,” ujar Bapak Reynaldi.

“Ketika pasar global bergerak menuju dekarbonisasi, baterai dengan cepat menjadi tulang punggung dari transisi energi — dan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin dalam transformasi ini," imbuhnya. 

Menegaskan kembali misi Id Battery, Reynaldi memaparkan visinya untuk mengembangkan ekosistem baterai nasional yang tidak hanya memperkuat industri dalam negeri, tetapi juga selaras dengan standar lingkungan dan sosial global.

Baca juga : LPKR Genjot Bangunan Hijau Dan Efisiensi Material Ramah Lingkungan

Ia juga menyoroti pentingnya kemitraan strategis, termasuk kolaborasi yang sedang berlangsung antara Indonesia Battery Corporation (IBC) dan International Finance Corporation (IFC) – bagian dari World Bank Group – dalam menyusun kajian peta jalan industri baterai nasional.

“Kerja sama ini bertujuan untuk mendukung penyusunan kebijakan baterai Indonesia yang inklusif, berbasis data, dan berkelanjutan,” tambahnya.

Acara yang berlangsung dari 5–6 Agustus 2025 ini berisi keynote speech, diskusi panel, innovation showcase, dan sesi networking yang dirancang untuk mendorong kemajuan dalam teknologi baterai, standar pengujian, pengembangan talenta lokal, serta kerja sama internasional.

Reynaldi menutup sambutannya dengan pesan mengenai semangat persatuan dan ambisi bersama.

Baca juga : Pangan Kasih Gelar Bazaar Tema 2010-an Di Grand Indonesia 7-10 Agustus 2025

“Semoga kegiatan ini menjadi katalis untuk hal-hal besar yang akan datang. Kita memiliki tanggung jawab bersama, dan juga kesempatan bersama untuk membangun industri baterai yang menggerakkan perekonomian, melindungi lingkungan, dan memberdayakan masyarakat," tutupnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.