Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
KAPPI Terus Kuatkan Posisi Kopi Indonesia Di Kancah Global
Jumat, 1 Agustus 2025 19:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pasar kopi Jepang tengah terbuka lebar bagi produk-produk premium, konsisten, dan berkelanjutan. Momentum ini langsung disambar Indonesia buat kembali unjuk gigi sebagai pemain utama dalam rantai pasok kopi dunia.
Melalui Yayasan Pendidikan Pengembangan Perkopian Indonesia (KAPPI), Indonesia ngebut dengan strategi konkret. Salah satunya dengan menggelar forum internasional bertajuk “Global Coffee Market Insight 2025: From Indonesia to Japan, for the World”, di Paviliun Indonesia, World Expo Osaka.
Forum ini bukan sekadar diskusi, tapi jadi ajang pertemuan penting antar pakar dunia, pelaku industri, dan pemangku kebijakan. Targetnya jelas: mengokohkan kembali posisi kopi Indonesia di tengah kerasnya persaingan global.
Yang bikin forum ini makin berbobot, hadirnya Judith Ganes, analis komoditas senior asal New York yang sudah 20 tahun lebih malang melintang di industri kopi dunia. Bos J. Ganes Consulting ini dikenal jadi rujukan banyak korporasi besar dan pembuat kebijakan global.
“Kunjungan saya ke perkebunan di Sekincau, Lampung dan Warnasari, Jawa Barat, menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi luar biasa bukan hanya dari sisi varietas dan kualitas, tetapi juga karena keterlibatan komunitas yang kuat dan kehadiran generasi muda petani yang menjanjikan,” ujar Ganes dalam keterangannya pada Jumat (1/8/2025).
Baca juga : PSSI Sukses Kirim Orang Indonesia Pertama Kerja Di FIFA Prancis
Ia juga menegaskan, “Ditengah gejolak harga dan tekanan global, negara produsen yang mampu menghadirkan kualitas, cerita dan keberlanjutan akan tetap relevan di pasar dunia.”
Forum ini sekaligus melanjutkan semangat dari forum sebelumnya yang digelar KAPPI bertajuk “Comeback with Confidence–Reviving the Glory of Indonesian Coffee in Japan”. Kala itu, fokusnya pemulihan hubungan dagang dengan Jepang usai kisruh regulasi Maximum Residue Limit (MRL) yang sempat bikin ekspor kopi RI seret.
Lewat forum tersebut, berbagai solusi dibahas. Mulai dari edukasi petani sampai sistem ketelusuran yang lebih transparan. KAPPI menegaskan komitmennya: edukasi, regenerasi petani, peningkatan kualitas, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan jadi senjata utama.
Langkah ini dipercaya bisa menjawab tantangan sistemik dan membuka jalan lebar buat pasar ekspor bernilai tinggi.
Dari pihak Jepang, Masataka Nakano dari Key Coffee Inc. menyebut, konsumen Negeri Sakura sangat sensitif soal rasa dan mutu.
Baca juga : Hasto Keluar Rutan Pasca dapat Amnesti, KPK: Berobat
“Kopi Indonesia yang mampu menjaga konsistensi kualitas akan mendapat tempat khusus di pasar Jepang,” katanya.
Key Coffee sendiri bukan pemain baru. Mereka sudah kerja bareng dengan Indonesia lewat PT Toarco Jaya sejak 1976 di Toraja.
Dari jalur diplomatik, Dody S. Sembodo Kusumonegoro, Minister Counsellor KJRI Osaka, menyoroti pentingnya kopi dalam diplomasi budaya.
“Hubungan Indonesia-Jepang dalam kopi adalah kisah panjang yang menyatukan budaya, rasa dan nilai. Lewat forum ini, kita membuka kembali dialog strategis yang akan menguatkan posisi kopi Indonesia di hati masyarakat Jepang,” ujarnya.
Ketua Kompartemen Kopi Spesialti AEKI, Moelyono Soesilo, juga menekankan bahwa regulasi ketat seperti MRL justru memicu pembenahan.
Baca juga : Persija Banggakan Prestasi Dony Tri dan Hannan Di Timnas U-23
“Kami sudah jalankan pelatihan petani soal pestisida aman, penguatan laboratorium uji, dan penerapan tumpang sari. Semua demi memastikan kopi Indonesia lolos standar negara tujuan ekspor,” bebernya.
Sementara itu, Roby Wibisono, perwakilan resmi KAPPI, menyebut visi jangka panjang lembaganya jelas: bangun komunitas kopi Indonesia yang tangguh dan cerdas.
“Kami percaya bahwa masa depan kopi Indonesia bergantung pada generasi baru petani dan profesional kopi yang tumbuh bersama dari kebun hingga kafe, dari produsen hingga konsumen. Dengan riset, pelatihan dan penguatan standar mutu, kita tidak hanya membentuk masa depan kopi Indonesia, tapi mendefinisikannya untuk dunia," tandas Roby.
Langkah besar ini didukung pemain utama industri Jepang seperti UCC Japan dan Key Coffee. Kolaborasi antara pemerintah, asosiasi, dan komunitas lokal terus digenjot. Targetnya bukan cuma menjawab tantangan hari ini, tapi memastikan kopi Indonesia tetap jadi pilihan utama dunia di masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya