Dark/Light Mode

AAMAI Dorong Industri Asuransi Lahirkan Inovasi Hadapi Tantangan Geopolitik

Minggu, 10 Agustus 2025 13:19 WIB
Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) menggelar Indonesia Professional Insurance Forum pada 6-8 Agustus 2025 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Foto: Istimewa
Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) menggelar Indonesia Professional Insurance Forum pada 6-8 Agustus 2025 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Asosiasi Ahli Manajemen Asuransi Indonesia (AAMAI) menilai kondisi geopolitik yang tidak menentu seperti sekarang menuntut pelaku industri asuransi untuk melahirkan inovasi.

AAMAI mendorong pelaku industri asuransi agar memaksimalkan pasar baru dan diserfikasi layanan agar cepat beradaptasi dengan kondisi global yang penuh tantangan.

Hal ini yang mendasari AAMAI menggelar Indonesia Professional Insurance Forum pada 6-8 Agustus 2025 di Hotel Royal Ambarrukmo, Yogyakarta.

Mengusung tema 'Navigating Geopolitical Threats and Opportunities in the Insurance Industry', forum ini menjadi ajang strategis bagi pelaku industri asuransi untuk membahas dampak dinamika geopolitik global yang kian kompleks terhadap sektor asuransi.

Menurut Ketua AAMAI, Robby Loho, ketidakstabilan politik dunia, mulai dari ketegangan antarnegara, pergeseran aliansi strategis, perang dagang, hingga kebijakan nasionalistik memunculkan risiko signifikan.

Baca juga : IndoBeauty Expo 2025, Peluang Industri Kencantikan Nasional ke Kancah Global

"Seperti kerugian berskala besar, perubahan kebijakan, sanksi ekonomi, dan kerusuhan sipil," kata Robby Loho, dalam keterangannya, Sabtu (9/8/2025).

Robby bilang, situasi ini memengaruhi proses penilaian risiko, penjaminan, dan penetapan harga. Namun, tambahnya, di sisi lain, juga membuka peluang inovasi produk, diversifikasi layanan, dan ekspansi ke pasar baru.

“Forum ini tidak hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga platform untuk membangun sinergi, memperluas wawasan, dan memperkuat strategi industri dalam menghadapi lanskap geopolitik yang penuh tantangan, tapi kaya peluang,” ujar Robby.

Di kesempatan sama, Ketua Pelaksana Indonesia Professional Insurance Forum 2025, Suhardiman menambahkan pihaknya merancang forum ini agar peserta memperoleh perspektif global, sekaligus solusi praktis yang dapat langsung diterapkan di perusahaan masing-masing.

"Forum ini bukan sekadar pertemuan, melainkan pemicu pembentukan masa depan industri asuransi Indonesia yang lebih kuat, inovatif dan relevan di tengah dinamika geopolitik," ucap Suhardiman.

Baca juga : Kunjungi KSTI 2025, Prabowo Saksikan Inovasi Anak Muda Di Bidang Sains-Teknologi

Sementara, Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ogi Prastomiyono menyampaikan pihaknya menyambut baik penyelenggaraan Indonesia Professional Insurance Forum oleh AAMAI.

Ogi bilang, forum ini sebagai langkah penting mempercepat transformasi industri asuransi menuju pertumbuhan yang lebih tinggi, sejalan dengan target Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045.

“Industri asuransi harus bekerja keras melalui sinergi antara regulator, kebijakan dan peningkatan kompetensi pelaku usaha. Karena keberhasilan bisa dicapai dengan berkolaborasi," sebut Ogi.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada Triwulan II Tahun 2025 pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,12 persen dengan kontribusi sektor jasa keuangan dan asuransi sebesar 0,13 persen. Di mana asuransi dan dana pensiun menyumbang 0,05 persen.

"Hal ini sudah menunjukkan kontribusi positif, meski dihadapkan pada tantangan seperti ketidakpastian geopolitik, perang dagang, dan perubahan iklim, kita harus tetap optimis dan percaya bahwa kolaborasi seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat peran industri perasuransian dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional," papar Ogi.

Baca juga : Sinergi BRI Dan Indogrosir Hadirkan Inovasi Transaksi Dukung UMKM & Ritel Modern

Dengan menggabungkan perspektif praktisi, regulator dan akademisi, Ogi berharap Indonesia Professional Insurance Forum 2025 dapat membentuk perspektif pelaku industri untuk menavigasi perubahan global, membangun resiliensi, dan memanfaatkan peluang pertumbuhan yang berkelanjutan.

Diketahui, forum ini menghadirkan para ahli dan praktisi lintas sektor yang membahas strategi pengelolaan risiko secara proaktif, peningkatan penjaminan dan manajemen klaim, pemanfaatan teknologi dan data, hingga peluang pertumbuhan strategis di tengah ketidakpastian global.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.