Dark/Light Mode

Destinasi Pariwisata Indonesia Nggak Kaleng-kaleng

2 Hotel BUMN Diakui Dunia

Senin, 11 Agustus 2025 07:05 WIB
Hotel The Meru Sanur sukses ma­suk Hall of Fame: The 100 Best Hotels in the World, sekaligus menyandang predikat Bali’s Best Hotels & Resorts versi Savour BlackBookAsia Unadulterated List 2025. (Foto: Dok. The Meru Sanur)
Hotel The Meru Sanur sukses ma­suk Hall of Fame: The 100 Best Hotels in the World, sekaligus menyandang predikat Bali’s Best Hotels & Resorts versi Savour BlackBookAsia Unadulterated List 2025. (Foto: Dok. The Meru Sanur)

 Sebelumnya 
“Perpaduan ketenangan elegan, kemewahan dan keindahan alam menciptakan harmoni sempurna yang memberikan pengalaman menginap berkesan, sekaligus bermakna,” katanya.

Sementara, Bali Beach Hotel The Heritage Collection merupakan ikon legendaris sejak era emas pariwisata 1960-an. Hotel ini me­madukan nuansa nostalgia dengan sentuhan kemewahan modern.

Menurut Christine, kedua properti ini membawa visi yang sama, menghadirkan kemewahan berstandar internasional, sembari melestarikan warisan budaya Indonesia.

Baca juga : RI-Selandia Baru Gaspol Kerja Sama Perdagangan

“Pengakuan internasional ini menjadi penghormatan bagi selu­ruh tim yang bekerja dengan de­dikasi tinggi demi menciptakan pengalaman yang tak hanya berkesan, tetapi juga membekas di hati para tamu,” ucapnya.

Terpisah, pengamat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dari Universitas Indonesia (UI) Toto Pranoto mengatakan, sektor perhotelan yang dikelola BUMN sangat layak dipertahankan dan terus dikembangkan.

“Setidaknya melalui pengakuan global tersebut, membukti­kan hotel kelolaan BUMN layak diperhitungkan dan bersaing dengan hotel milik swasta. Ini men­jadi daya jual bagi hotel BUMN,” kata Toto kepada Rakyat Merde­ka, Minggu (10/8/2025).

Baca juga : Please, Segera Bangun Septic Tank Komunal

Toto melihat, BUMN sektor perhotelan masih bisa berkem­bang dalam ekosistem di bawah naungan InJourney.

“Dengan demikian, produk holding itu bisa dijual secara bun­dling, sehingga menghasilkan har­ga yang lebih kompetitif,” ujarnya.

Apalagi keberadaan BUMN sebagai pengelola hotel adalah pembuka jalan, karena relatif belum ada operator bisnis di sektor tersebut.

Baca juga : Gisella Anastasia, Masih Mau Nikah Lagi

Menurut Toto, setiap negara memiliki prioritas dalam mengelola produk atau jasa mereka, demi kepentingan publik, yang tentunya diharapkan bisa mendukung kondisi kesehatan perusahaan agar berjalan baik.

“Saya rasa, pemerataan kesempatan bagi industri nasional khu­susnya di sektor perhotelan ini bisa terus tumbuh,” tutur Toto. [DWI]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.