Dark/Light Mode

IHCBS 2025, Forum Kolaborasi Terbesar Pertemukan Industri, Pemerintah, Akademisi

Selasa, 19 Agustus 2025 21:55 WIB
Konferensi pers Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2025. (Foto: IHCBS)
Konferensi pers Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) 2025. (Foto: IHCBS)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia Human Capital & Beyond Summit (IHCBS) akan kembali diselenggarakan pada 2–3 September 2025, di ICE BSD City. Kali ini mengusung tema “Future-Ready Workforce: Strategies for Indonesia’s Economic Transformation”.

Acara ini bertujuan sebagai forum kolaborasi terbesar di Indonesia yang mempertemukan pemimpin industri, pemerintah, akademisi, dan praktisi SDM untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia dalam rangka mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. IHCBS digagas oleh GML, GNIK (Gerakan Nasional Indonesia Kompeten), QuBisa, dan Kompas.com.

Project Director IHCBS 2025, Adhi Nugroho, menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pengembangan tenaga kerja masa depan. “IHCBS adalah movement platform untuk menciptakan SDM Indonesia yang tangguh, inklusif, dan adaptif terhadap perubahan. Tahun ini, kami menargetkan lebih dari 3.000 peserta yang akan berbagi strategi efektif untuk transformasi ekonomi Indonesia,” jelas Adhi, di Jakarta, Selasa (19/8/2025).

Baca juga : GPR Champions 2025 Publikasikan Kinerja Humas Pemerintah Berprestasi

Ketua Steering Committee GNIK, Yunus Triyonggo, mengungkapkan bahwa GNIK secara aktif mendukung percepatan kompetensi SDM nasional melalui IHCBS. “Kami terus mendorong kolaborasi sektor publik dan swasta, menjadikan IHCBS sebagai ajang strategis dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja nasional,” ujar Yunus.

Suwardi Luis, CEO One GML dan Founder QuBisa.com, menekankan pentingnya penerapan strategi pengembangan SDM yang berdampak nyata di organisasi. “Melalui lebih dari 70 narasumber, termasuk Prof. Lynda Gratton dari London Business School, dan Riaz Shah, seorang Global Learning Leader di EY (Ernst & Young) selama lebih dari 27 tahun yang kini menjabat sebagai Professor of Practice for Innovation & Leadership di Hult International Business School, IHCBS 2025 menyediakan wawasan praktikal untuk menghadapi tantangan ekonomi global secara efektif,” jelas Suwardi.

Glory Oyong, Corporate Communication Director Kompas Gramedia Group, menyampaikan bahwa peran media tidak hanya sebagai jembatan informasi, tetapi juga sebagai penggerak perubahan. “Sebagai salah satu penyelenggara IHCBS 2025, Kompas.com berkomitmen untuk tidak hanya menjadi strategic media partner, tetapi juga turut aktif dalam menyuarakan pentingnya penguatan kualitas SDM Indonesia melalui kanal-kanal komunikasi yang kredibel dan berdampak luas,” tutur Glory.

Baca juga : Lestari Moerdijat: Faktor Pemicu Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak Harus Segera Diatasi

IHCBS 2025 menghadirkan berbagai aktivitas menarik. Di antaranya Mega Session yang mencakup Grand Keynote dari kementerian, sesi internasional eksklusif dengan narasumber global, inspirasi dari para tokoh nasional, insight dari para CEO terkemuka, serta Battle Session yang melibatkan perwakilan pemerintah dan pelaku bisnis yang memiliki tenaga kerja dari generasi Z.

Selain itu, terdapat 7 track session dengan 42 topik, benchmark visit (kunjungan pembelajaran langsung ke perusahaan-perusahaan terdepan), premium networking bersama ribuan pengambil keputusan, serta penampilan khusus Yovie & Nuno untuk melengkapi pengalaman peserta.

Apresiasi tinggi diberikan kepada para menteri dan pimpinan lembaga seperti Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian PAN-RB, Kemenko PMK, dan LAN-RI, serta para sponsor yaitu PT Pertamina (Persero), Maxwell Leadership Indonesia, KTM Solutions, Mayapada Hospital, Altius People, GoCorp by Gojek, dan BPJS Kesehatan atas dukungan mereka dalam penyelenggaraan IHCBS 2025. Kuota peserta acara ini terbatas. Untuk yang berminat, bisa daftar melalui www.qubisa.com/ihcbs.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.