Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Proyek Biomethane PGN Dukung Green Data Center Singapura
Selasa, 26 Agustus 2025 18:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) selaku Subholding Gas Pertamina terus berinovasi merintis bisnis baru yang berfokus pada low carbon business. Saat ini, PGN tengah mengembangkan bisnis biomethane melalui pengolahan limbah kelapa sawit (POME).
Pengembangan dilakukan termasuk dengan menjalin kemitraan, salah satunya ialah penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Neutra DC Singapore Pte. Ltd. (NDSG), anak usaha PT Telkom Data Ekosistem (NeutraDC) yang bergerak di sektor bisnis data center termasuk di Singapura, bagian dari PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.
Baca juga : Joglo Ayu Tenan, UMKM Binaan BI Yang Sukses Jaring Pasar Jepang Dan Singapura
“Kolaborasi PGN dengan NDSG menunjukkan potensi besar bagi pengembangan penyaluran biomethane ke skala yang lebih luas, sekaligus membuka peluang terciptanya ekosistem energi bersih yang berkelanjutan dan mendukung target transisi energi nasional,” ucap Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis PGN, Rosa Permata Sari, Senin (25/08/2025).
Dalam kerja sama ini, PGN akan memasok biomethane sebagai bentuk pemanfaatan energi terbarukan berbasis gas untuk mendukung operasional green data center yang akan dikelola oleh NDSG. Sendang Praptomo selaku CEO NDSG menjelaskan bahwa pasokan energi terbarukan merupakan faktor krusial untuk menjaga keberlanjutan dan daya saing dalam pengembangan bisnis pusat data di Singapura.
Baca juga : Menpora Dito Siap Dukung Kejuaraan Basket Veteran ASEAN 2025
Pengembangan biomethane menjadi bagian dari implementasi salah satu strategi PGN, yaitu Step Out. Melalui strategi ini, PGN berfokus menjajaki bisnis rendah karbon dengan mengoptimalkan aset, sumber daya, serta sinergi bersama Subholding Pertamina lainnya.
"Indonesia sebagai negara agraris dengan sumber daya alam melimpah berpotensi besar mengembangkan biomethane berkelanjutan untuk mendorong ekonomi dan transisi energi bersih. Sebagai quick win renewable gas, biomethane juga dipandang sebagai solusi masa depan yang dapat menurunkan emisi karbon," tambah Rosa.
Baca juga : Telkomsel Jaga Bumi Dukung Gerakan Wisata Bersih Di Tanjungpinang Dan Manado
PGN menargetkan penyaluran biomethane ke pelanggan di wilayah Jawa bagian Barat dengan memanfaatkan infrastruktur eksisting mulai tahun 2027. Melalui pemanfaatan biomethane, PGN mengajak seluruh mitra terkait untuk berkontribusi pada pencapaian target Net Zero Emission (NZE) 2060. PGN meyakini kolaborasi ini dapat menjadi langkah strategis bersama dalam menghadirkan nilai berkelanjutan melalui pemanfaatan energi hijau.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya