Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Rupiah Dibuka Melemah Ke Rp 16.324, Pasar Tunggu Data Ekonomi AS
Rabu, 27 Agustus 2025 09:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada awal perdagangan, Rabu (27/8/2025). Rupiah turun 0,15 persen ke level Rp16.324 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sehari sebelumnya di level Rp 16.299 per dolar AS.
Di kawasan Asia, pergerakan mata uang terhadap dolar AS bervariasi. Baht Thailand melemah 0,19 persen, yen Jepang minus 0,14 persen, won Korea Selatan turun 0,12 persen, dolar Singapura melemah 0,08 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,07 persen.
Baca juga : Rupiah Melemah Ke Rp 16.264 per Dolar AS
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang saingan menguat 0,14 persen ke level 98,25. Meski melemah terhadap dolar AS, rupiah justru menguat 0,24 persen terhadap poundsterling Inggris ke Rp 22.003 per pound dan naik 0,41 persen terhadap dolar Australia ke Rp 10.614 per dolar Australia.
Pengamat pasar keuangan Lukman Leong menilai, rupiah hari ini berpotensi bergerak konsolidatif, meski masih dibayangi risiko pelemahan terbatas.
Baca juga : IHSG Dibuka Menguat ke 7.971, Pasar Tunggu Keputusan The Fed
“Investor masih wait and see data-data ekonomi penting AS, yakni PDB dan inflasi akhir pekan ini,” ujar Lukman, Rabu (27/8/2025).
Selain itu, ketegangan antara Presiden Donald Trump dan The Federal Reserve (The Fed) juga membuat pelaku pasar berhati-hati. Lukman memperkirakan, rupiah bergerak dalam rentang Rp 16.200 hingga Rp 16.350 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya