Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dukung Program Prabowo, Lippo Renovasi 1.500 Rumah Desa, Start Dari Malang
Rabu, 27 Agustus 2025 14:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dukungan dunia usaha terhadap program Presiden Prabowo Subianto membangun 3 juta rumah per tahun mulai terasa. Kelompok Lippo memulainya lewat renovasi 1.500 rumah desa. Kick off dilakukan di Kampung Wisata Topeng, Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (26/8/2025).
Program renovasi rumah ini merupakan langkah awal Lippo dalam ikut serta menghadirkan hunian layak, sehat, dan bermartabat bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Khususnya di kawasan pedesaan dan daerah wisata budaya.
Program nasional pembangunan 3 juta rumah yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto punya tujuan besar. Lewat program ini, pemerintah ingin memangkas backlog perumahan yang masih tinggi, sekaligus memberi akses rumah layak huni bagi masyarakat menengah ke bawah.
Baca juga : Dukung Produk Lokal, Ini 6 Perlengkapan Rumah Tangga Hemat di MR.D.I.Y.
Di desa, kualitas hidup juga diharapkan meningkat lewat perbaikan infrastruktur dasar. Dari air bersih sampai ventilasi sehat. Tak kalah penting, program ini membuka banyak lapangan kerja baru di bidang konstruksi, material, hingga jasa pendukung.
Lebih dari itu, rumah layak diharapkan bisa mengangkat martabat keluarga Indonesia. Dengan hunian yang sehat dan aman, rakyat bisa lebih produktif dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.
Pendiri Lippo Mochtar Riady menegaskan, rumah adalah fondasi kehidupan. “Rumah adalah tempat lahirnya harapan. Dengan merenovasi rumah-rumah sederhana di desa, kami ingin memastikan setiap keluarga Indonesia merasakan hidup yang lebih layak, sehat, dan penuh martabat. Program ini adalah bentuk tanggung jawab moral Lippo sebagai bagian dari bangsa, sekaligus dukungan penuh kepada Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan visi besar membangun 3 juta rumah setahun untuk rakyat," kata Mochtar, dalam keterangan tertulis, Rabu (27/8/2025).
Baca juga : Dukung Program Pemprov, Bank Jakarta Distribusi 56.351 Penerima Baru Bansos PKD
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto mengatakan renovasi rumah desa adalah salah satu bentuk intervensi sosial yang efektif. "Perumahan layak meningkatkan kesehatan, pendidikan, serta produktivitas ekonomi keluarga miskin. Apa yang dilakukan Lippo di Malang dapat menjadi model kolaborasi swasta-pemerintah untuk mengurangi kemiskinan secara struktural," ujarnya.
Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman Maruarar Sirait menyatakan, pembangunan rumah tidak hanya soal dinding dan atap, tapi soal harkat manusia. "Dukungan Lippo terhadap program 3 juta rumah Presiden Prabowo menunjukkan bahwa sektor swasta bisa menjadi mitra strategis dalam mempercepat pengentasan kemiskinan di Indonesia," pungkasnya.
Tentang Program Lippo Renovasi Rumah Desa
Tahap pertama dari program renovasi 1.500 rumah desa dimulai di Kampung Wisata Topeng, Malang, dengan fokus pada perbaikan struktur bangunan, ventilasi, serta akses air bersih. Program ini tidak hanya berhenti di Malang, tetapi secara bertahap akan diperluas ke berbagai wilayah lain, seperti Bandung, Bekasi, Tangerang, Sulawesi, hingga Papua, dalam kurun waktu lima tahun ke depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya