Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Dian Swastatika Gandeng FirstGen Kembangkan Energi Panas Bumi
Rabu, 27 Agustus 2025 15:02 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT DSSR Daya Mas Sakti (DSSR), entitas anak tidak langsung dari PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) yang merupakan bagian dari Sinar Mas, menjalin kerja sama strategis dengan PT FirstGen Geothermal Indonesia, anak usaha Energy Development Corporation (EDC), produsen energi terbarukan terbesar di Filipina sekaligus bagian dari First Gen Corporation.
Kerja sama ini diwujudkan dalam bentuk ventura bersama yang tidak hanya bersifat investasi, melainkan kolaborasi strategis untuk memperkuat kapasitas nasional dalam pemanfaatan potensi panas bumi di Indonesia.
"Tujuan kami adalah memperkuat kapasitas nasional dan memanfaatkan potensi energi panas bumi untuk menghadirkan energi bersih. Bersama EDC, kami ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, ekonomi, dan lingkungan,” ujar Presiden Direktur DSSR sekaligus Wakil Direktur Utama DSSA, Lokita Prasetya.
Baca juga : KSPSI Gandeng BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Hak Buruh
Joint venture ini akan berfokus pada pengembangan dan pengelolaan sumber daya panas bumi dengan potensi total sekitar 440 megawatt yang tersebar di enam wilayah strategis: Jawa Barat, Flores, Jambi, Sumatera Barat, dan Sulawesi Tengah.
Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, menyatakan pentingnya dukungan pemerintah dalam menjaga iklim usaha agar pengembangan sektor ini bisa berjalan berkelanjutan. “Sejalan dengan visi kami di Sinar Mas, together we go far, fast, towards infinite future. Energi geotermal diharapkan dapat menyediakan energi bersih bagi bangsa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan,” ujarnya.
Dari sisi mitra internasional, EDC menilai kemitraan ini sebagai misi bersama untuk memperkuat transisi energi Indonesia. Vice-Chairman dan CEO EDC sekaligus President & COO First Gen, Francis Giles B. Puno, menegaskan pengalaman panjang EDC di Filipina akan dibawa ke Indonesia.
Baca juga : Bank Mandiri Gandeng GEKRAFS Sukseskan Arizona Indofest 2025
“Dengan menggabungkan kapabilitas global EDC dan kehadiran lokal DSSR, ventura bersama ini bukan hanya mengembangkan proyek, tetapi juga membangun kapasitas dan mentransfer pengetahuan yang memberi dampak jangka panjang bagi sektor energi terbarukan Indonesia,” katanya.
Indonesia memiliki sekitar 40 persen cadangan panas bumi dunia atau setara 24 gigawatt, namun baru sekitar 10 persen yang dimanfaatkan. Kolaborasi DSSR–EDC ini sejalan dengan strategi pemerintah dalam mempercepat transisi energi, memperkuat peran energi terbarukan, serta mencapai target Net Zero Emissions pada 2060.
Acara penandatanganan kerja sama ini turut dihadiri Board Member Sinar Mas Franky Oesman Widjaja serta Managing Director Sinar Mas, Saleh Husin.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya