Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Usul Hanya Dimatikan Untuk Pelanggar Hukum
UMKM Minta Live TikTok Tetap On Untuk Jualan
Kamis, 4 September 2025 06:35 WIB
Sebelumnya
“Tidak elok, jika mematikan ladang mereka mencari pendapatan,” katanya.
Seperti diketahui, sejak Sabtu malam (30/8/2025), bertepatan dengan maraknya aksi demonstrasi di sejumlah daerah, terutama di Jakarta, fitur live TikTok di Indonesia tiba-tiba tidak bisa digunakan.
Kondisi ini dikhawatirkan bakal berdampak pada para pedagang online dan UMKM yang mengandalkan live TikTok sebagai sarana berjualan.
Salah satu pengguna TikTok, Wilujeng (32) mengaku, dirinya memanfaatkan platform jual beli online untuk memperluas pangsa pasar dagangannya. Karenanya, fitur live dalam platform media sosial sangat penting.
Baca juga : Pasokan Pangan Untuk Pasar Dan Ritel Terkendali
“Iya, harus live setiap hari berjam-jam, biar dapat pelanggan. Kalau nggak live, repot, pelanggan bisa lupa sama nama toko kita,” akunya saat berbincang dengan Rakyat Merdeka, kemarin.
Saat ini ia menjajakan pakaian anak dan dewasa secara online. Platform jual beli yang digunakannya pun tak hanya lewat TikTok, tapi juga platform lainnya seperti Shopee dan Instagram.
Dia menyadari, tidak bisa mengandalkan satu platform saja untuk berjualan. Apalagi jika fitur live di TikTok sempat dimatikan.
“Saya manfaatkan platform lain. Malah lebih mudah, tidak banyak aturan dan jangkauan pasarnya lebih besar,” ungkap pemilik toko GLADYSTORE ini.
Baca juga : Pram Patok Perbaikan Rampung 9 September
Terpisah, Juru bicara TikTok Indonesia menyampaikan, fitur Live sudah bisa diakses pada Selasa (2/9/2025), sekitar pukul 16.00 WIB.
“Kami telah mengaktifkan kembali layanan livestream di Indonesia, agar para pengguna dapat memiliki pengalaman TikTok yang lengkap,” kata juru bicara TikTok dalam keterangan resminya, Rabu (3/9/2025).
Bersamaan dengan langkah ini, pihaknya terus menempatkan upaya-upaya pengamanan tambahan selama beberapa waktu ke depan.
“Kami terus memantau situasi yang ada dan memprioritaskan upaya dalam menyediakan platform yang aman dan beradab bagi para pengguna untuk berekspresi,” tandas jubir TikTok.
Baca juga : KPK Sita 15 Mobil Tersangka, Dititipkan Di Rupbasan Cirebon
Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan, fitur live TikTok dimatikan secara sukarela oleh perusahaan.
“Kami memahami, ada UMKM yang terdampak, yang berjualan secara live. Semoga tetap bisa berjualan di e-commerce, walau tanpa live,” kata Meutya di Jakarta, Senin (1/9/2025). [IMA]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya