Dark/Light Mode

I-SIM 2025 Meluncur, Surveyor Indonesia Gaspol Kawal SDGs

Jumat, 3 Oktober 2025 13:00 WIB
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna, hadir sebagai narasumber diskusi utama bersama pejabat tinggi Bappenas. (Dok. Surveyor Indonesia)
Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna, hadir sebagai narasumber diskusi utama bersama pejabat tinggi Bappenas. (Dok. Surveyor Indonesia)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Surveyor Indonesia (PTSI) resmi meluncurkan Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025, sebuah gerakan nasional untuk memperkuat pengukuran dan percepatan capaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di tingkat daerah.

Tahun ini, I-SIM hadir dengan tema “Inovasi Pangan dan Gizi: Peningkatan Kualitas SDM, Percepatan Pertumbuhan Ekonomi yang Berkelanjutan, dan Penurunan Kemiskinan.” Kick-off I-SIM 2025 berlangsung pada Rabu (1/10/2025) secara daring melalui Zoom dan YouTube I-SIM Official.

Acara ini melanjutkan momentum Indonesia’s SDGs Action Awards (SAA) 2025 yang sehari sebelumnya digelar oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas bersama Badan Gizi Nasional.

Baca juga : Tarif AS Mulai Berlaku, Furnitur Indonesia Tetap Melenggang

Direktur Utama PT Surveyor Indonesia, Sandry Pasambuna, hadir sebagai narasumber diskusi utama bersama pejabat tinggi Bappenas.

Kehadiran itu menandai konsistensi PTSI dalam mendukung tata kelola pembangunan yang inklusif, transparan, dan akuntabel.

Peluncuran I-SIM 2025 juga menghadirkan sejumlah tokoh, antara lain Pungkas Bahjuri Ali (Staf Ahli Bidang Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan Kementerian PPN/Bappenas), Sarman Simanjorang (Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia/APKASI), Alwis Rustam (Direktur Eksekutif Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia/APEKSI), serta Edison Siagian (Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintah Daerah I Kementerian Dalam Negeri).

Baca juga : FIFA Matchday, Timnas Indonesia Bantai Taiwan 6-0

Sejak diperkenalkan pada 2022, I-SIM telah menjangkau lebih dari 170 daerah melalui mekanisme self-assessment, verifikasi, validasi, hingga penetapan Champion Grade.

Kategorinya terbagi dua, yakni I-SIM for Cities dan I-SIM for Regencies. Tahun ini, partisipasi diproyeksikan meningkat karena keterlibatan kota dan kabupaten berlangsung bersamaan.

Hasil I-SIM nantinya akan menjadi bagian integral dari SDGs Action Awards 2025, sekaligus acuan strategis pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan pembangunan berkelanjutan.

Baca juga : Relive Shirt Resmi Diluncurkan Di Indonesia Sport Energy Summit

“I-SIM menjadi wujud nyata komitmen kami untuk memperkuat peran pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat dalam mencapai target SDGs. Sebagai guardian of assurance, PTSI memastikan setiap proses pengukuran dilakukan secara objektif, kredibel, dan memberikan manfaat nyata bagi daerah,” ujar Sandry Pasambuna dalam keterangan tertulis, Jumat (3/10/2025).

Dengan peluncuran I-SIM 2025 yang berkelanjutan dari keterlibatan pada SAA 2025, PTSI menegaskan perannya sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kolaborasi, inovasi, dan komitmen menuju Indonesia yang lebih berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.