Dark/Light Mode

Jelang Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran

Ekonomi Tumbuh Investasi Menguat

Minggu, 12 Oktober 2025 06:35 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
“Nilai investasi semester I-2025 mencapai Rp 942 triliun, naik 13,6 persen dibanding tahun sebelumnya,” kata Airlangga. 

Inflasi tetap terkendali di level 2,65 persen per September 2025. Sedangkan neraca perdagangan surplus 64 bulan berturut-turut dan cadangan devisa mencapai Rp150 miliar. 

“Pemerintah terus mengawal kebijakan fiskal dan moneter agar sinergi antara pertumbuhan dan stabilitas tetap terjaga. Kami menargetkan pertumbuhan ekonomi ke depan dapat mencapai 8 persen,” tegas Airlangga. 

Baca juga : BNI Perkuat Daya Saing Rupiah Di Pentas Global

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menambahkan, sektor energi juga mencatat kemajuan signifikan. 

“Produksi migas meningkat dari 580 ribu menjadi 605 ribu barel per hari. Untuk transisi energi, porsi energi baru dan terbarukan dalam bauran listrik nasional naik dari 11 persen menjadi 15,5 persen,” ujar Bahlil. 

Menurutnya, capaian tersebut bagian dari proses menuju kemandirian energi nasional. Sektor energi membutuhkan waktu panjang karena melibatkan investasi besar dan teknologi tinggi. 

Baca juga : Program Hadirkan Psikolog Di Puskesmas Dikebut Dong

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy menilai, transisi kepemimpinan nasional dari Presiden Joko Widodo ke Presiden Prabowo berjalan mulus dan sukses menjaga stabilitas ekonomi. 

“Prabowo sukses menjaga stabilitas ekonomi di tengah pergantian kepemimpinan. Ini menunjukkan kesiapan birokrasi dan kesinambungan kebijakan fiskal yang baik,” ujar Yusuf kepada Rakyat Merdeka, Jumat (10/10/2025). 

Menurutnya, pertumbuhan ekonomi tetap tangguh di tengah dinamika global. Dua kuartal pertama 2025 menunjukkan pertumbuhan positif, bahkan kuartal kedua tumbuh 5 persen, melampaui perkiraan. 

Baca juga : Pramono Bicara Cukup 1 Periode

Meski begitu, Yusuf mengingatkan pentingnya penguatan sektor industri manufaktur, agar menjadi motor utama pertumbuhan jangka panjang. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.