Dark/Light Mode

Tingkatkan Kualitas MBG, BGN Terjunkan 5.000 Chef Profesional

Sabtu, 11 Oktober 2025 07:30 WIB
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah, Jakarta. (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)
Petugas menyiapkan paket makanan bergizi gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Palmerah, Jakarta. (Foto: Tedy Octariawan Kroen/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah serius membenahi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk mencegah kasus keracunan terulang lagi. Badan Gizi Nasional (BGN) bahkan mengerahkan 5.000 chef profesional untuk melatih juru masak program unggulan Presiden Prabowo Subianto itu.

Para chef tersebut akan ditempatkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) guna melatih dan mendampingi tenaga dapur agar mampu menyajikan makanan yang lebih higienis, sehat, bergizi, dan profesional. “Para juru masak profesional ini akan kami terjunkan ke berbagai daerah mulai Senin depan (13/10/2025),” ujar Kepala BGN Dadan Hindayana di Jakarta, Jumat (10/10/2025).

Menurut Dadan, langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah untuk meningkatkan kualitas layanan MBG sebagai salah satu program prioritas nasional untuk perbaiki gizi anak-anak Indonesia. “Saya sangat mengapresiasi niat baik para chef yang ingin berpartisipasi dalam menyukseskan program makan bergizi gratis yang dipercayakan kepada BGN,” katanya. 

Chef profesional yang diterjunkan BGN tergabung dalam Indonesian Chef Association (ICA). Organisasi ini mengapresiasi langkah Pemerintah dalam memperkuat sistem gizi nasional. Hingga 7 Oktober 2025, BGN telah membentuk 10.765 SPPG operasional di seluruh Indonesia. 

Baca juga : Israel Tarik Pasukan, Tahanan Dibebaskan

Ketua Umum ICA Susanto menegaskan, pihaknya siap berkontribusi aktif dalam menjaga keberlangsungan program MBG, sekaligus memastikan standar keamanan pangan tetap terjaga. Ia juga menyampaikan empati atas insiden keracunan yang sempat terjadi. 

“Kami berkomitmen penuh mendukung keberlangsungan dan kelancaran program MBG,” tegas Susanto. 

Sebagai organisasi juru masak profesional dengan jejaring nasional dan internasional, ICA mendukung pelatihan juru masak MBG di lapangan. Mereka juga menawarkan bimbingan teknis, sertifikasi, dan pendampingan langsung kepada para pengelola SPPG di berbagai daerah. 

“Anggota kami memiliki keahlian dengan standar nasional maupun global,” ujarnya. 

Baca juga : Iman Zanatul Haeri: Kami Menolak Guru Jadi Penanggung Jawab

Susanto berharap, kolaborasi antara ICA dan BGN menjadi kemitraan strategis sekaligus solusi nyata dan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. 

Perpres Tata Kelola MBG 

Sementara itu, Menteri Sekretariat Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan, pemerintah telah menyiapkan draf Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola MBG. Draf tersebut segera diserahkan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk ditandatangani. 

“Sudah siap. Sebentar lagi dikirim ke Presiden,” kata Prasetyo kepada wartawan di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Jumat (10/10/2025). 

Meski Perpres belum resmi diteken, kata dia, BGN tetap menjalankan program sesuai ketentuan yang berlaku. Perpres tersebut disiapkan sebagai bentuk penyempurnaan tata kelola MBG, sekaligus menampung berbagai masukan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). 

Baca juga : Lalu Hadrian Irfani: Yang Dilakukan BGN Bentuk Terima Kasih

Di tempat terpisah, Ketua MPR Ahmad Muzani menegaskan, Pemerintah tidak menutup mata terhadap berbagai kendala yang muncul dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, setiap persoalan di lapangan terus diperbaiki secara bertahap. 

“Pemerintah terus berupaya memperbaiki setiap masalah yang muncul di lapangan,” ujar Muzani dalam acara Musyawarah Nasional Perempuan Indonesia Raya (PIRA) di Jakarta, Jumat (10/10/2025). 

Muzani menilai, program MBG membawa manfaat besar bagi rakyat, karena tidak hanya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang sehat dan berdaya saing, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah serta membuka lapangan kerja baru, terutama bagi ibu rumah tangga di pedesaan. “Mari bersama-sama mengawal program positif Pemerintahan Pak Prabowo ini,” ajaknya. [FAQ]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.