Dark/Light Mode

Gemuruh Rig Pertamina Ngebor Di Rimba Sumatera

Metode Anyar Menyulap Sumur Tua Jadi Produktif

Senin, 13 Oktober 2025 06:35 WIB
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza (tengah) saat kunjungan ke lokasi pengeboran sumur Benuang, di Prabumulih, Sumatera Selatan. (Foto: Instagram/okimuraza)
Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza (tengah) saat kunjungan ke lokasi pengeboran sumur Benuang, di Prabumulih, Sumatera Selatan. (Foto: Instagram/okimuraza)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina EP (PEP) berhasil meningkatkan produksi 46 persen di Sumatera lewat inovasi Batch Drilling. Metode ini menghemat biaya 15 persen dan memangkas waktu operasi 66 hari.

Panas terik yang menyengat seolah tidak berdaya melumpuhkan semangat di pedalaman Sumatera Selatan. Debu merah mengepul setiap kali kendaraan melintas, menantang rimbun pepohonan di Cluster Benuang, Field Adera – Zona 4. 

Di jantung operasi hulu migas darat PT Pertamina EP (PEP) Adera Field inilah, masa depan energi nasional tengah digali. Bukan lagi dengan cara konvensional, melainkan melalui sebuah lompatan teknologi yang gesit dan presisi. Ini bukan sekadar cerita tentang pengeboran biasa. 

Ini kisah bagaimana Pertamina melalui Subholding Upstream dan mitra strategisnya, PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI), menulis ulang narasi “sumur tua” dengan inovasi cerdas: Batch Drilling Onshore— sebuah formula yang terbukti untuk Energizing Indonesia. 

Dari Keringat Benuang, Energi Terbit 

Baca juga : RI Perluas Jejaring Kerja Sama Dan Investasi Global

Suara gemuruh genset dan gesekan pipa besi menjadi irama harian di Benuang. Di bawah terik matahari, rig berkaki kokoh berdiri tegak. Tak jauh dari tumpukan logistik yang tertata rapi, sebuah spanduk mengingatkan delapan arahan pencegahan insiden, menegaskan bahwa inovasi hanya berarti jika keselamatan pekerja menjadi prioritas. 

Di sinilah Pertamina Hulu Rokan (PHR) Regional 1 Sumatera mencatatkan sejarah. Lapangan di Zona 4 PT PEP didominasi oleh mature well atau sumur tua, sebuah tantangan yang menuntut pendekatan yang lebih cerdik. Jawabannya adalah Batch Drilling. 

Bagaimana cara kerjanya? Metode ini memungkinkan beberapa sumur dibor secara berurutan dari satu lokasi (wellpad) yang sama. Begitu satu sumur selesai, rig yang didukung sistem skidding atau walking system tak perlu dibongkar total. Ia hanya diputar atau digeser horizontal ke titik pengeboran berikutnya, seperti robot raksasa yang bergerak lincah. 

Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Oki Muraza melihat langsung efektivitas metode ini dalam kunjungan kerjanya pada 25 September 2025. 

Baca juga : Efisiensi Anggaran Imbas Pemotongan DBH, DPRD Minta Bansos Lansia Dipertahankan

“Kunjungan ini bukan hanya formalitas. Kami ingin memastikan, di tengah upaya keras mengejar target produksi, keselamatan pekerja tetap jadi prioritas utama,” tegasnya, menggarisbawahi budaya K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja). 

Inovasi ini memberikan dampak yang luar biasa, baik dari sisi ekonomi maupun operasional. 

General Manager Zona 4 Djudjuwanto menjelaskan, pendekatan seperti batch drilling ini penting untuk mempertahankan produksi. 

“Sekaligus mengidentifikasi potensi lapisan baru,” kata Djudjuwanto di Palembang, Selasa (7/10/2025). 

Baca juga : Puji Negara Yang Bantu Damaikan Israel-Palestina, Trump: Indonesia Fantastis

Keberhasilan di Sumur BNG069 (BNG-D16) menjadi penanda. Sumur pertama dari lima rangkaian batch drilling di Benuang ini, yang diselesaikan hanya dalam 38 hari, jauh lebih cepat dari metode konvensional, segera mencatat produksi awal yang fantastis: 2.045 barel minyak per hari (Barrel of Oil Per Day/BOPD) dan 5,2 juta kaki kubik gas per hari (Million Standard Cubic Feet per Day/MMSCFD) pada awal September 2025. 
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.