Dark/Light Mode

EDENA Token Resmi Tercatat di Indodax, Dorong Transformasi Ekonomi Digital

Jumat, 17 Oktober 2025 10:03 WIB
Foto: Edena.
Foto: Edena.

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Edena Capital Nusantara secara resmi meluncurkan Token EDENA di Indodax, platform aset kripto terbesar di Indonesia.

Peluncuran ini menandai langkah penting dalam transformasi keuangan digital nasional sekaligus mendukung Visi Indonesia Emas 2045.

Acara peluncuran dihadiri oleh Vice President Marketing Indodax Antony Kusuma serta CEO Edena Capital Nusantara Wook Lee, bersama sejumlah tokoh industri dan pejabat pemerintah di Jakarta, Rabu (15/10/2025).

CEO Edena Capital Nusantara Wook Lee menjelaskan bahwa EDENA Token hadir untuk menghubungkan dunia keuangan global dengan aset nyata di Indonesia melalui teknologi blockchain konsorsium.

Baca juga : Korlantas Dorong Organisasi Modern, Anggota Diminta Hindari Flexing

“EDENA bukan sekadar kripto, tapi jembatan antara modal global dan ekonomi riil Indonesia,” ujar Wook Lee.

“Kami ingin membuka akses investasi yang transparan dan inklusif, mendukung UMKM, menciptakan lapangan kerja baru, serta menjadikan Indonesia pusat keuangan digital ASEAN," imbuhnya. 

EDENA menargetkan pembukaan investasi mulai dari Rp 100 ribu, menciptakan 100 ribu lapangan kerja baru, dan menurunkan biaya pendanaan UMKM hingga 50 persen.

Vice President Indodax Antony Kusuma menyampaikan keyakinannya terhadap potensi EDENA Token di pasar kripto Indonesia yang terus berkembang.

Baca juga : Bicara Di She-Connects 2025, Menkomdigi Dorong Perempuan Kuasai Dunia Digital

“Kami percaya EDENA Token dapat sukses di Indonesia karena memiliki utilitas nyata dan didukung oleh ekosistem yang kuat,” kata Antony Kusuma.

“Indodax berkomitmen mendukung proyek aset digital yang kredibel, aman, dan sesuai regulasi," ucapnya. 

Sebelumnya, PT Edena Capital Nusantara juga mengumumkan kerja sama strategis dengan Kementerian Investasi Republik Indonesia untuk memfasilitasi investasi asing langsung senilai US$10 miliar pada tahun 2026, dan meningkat menjadi US$50 miliar pada tahun 2027, sebagai bagian dari dukungan terhadap Visi Indonesia Emas 2045.

Pertemuan tersebut berlangsung di kantor pusat Kementerian Investasi di Jakarta, dihadiri oleh Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, CEO Edena Capital Nusantara Wook Lee, Direktur Yayang Ruzaldy, serta Komisaris Rendy Ronaldy Bimantara dan Rob Clinton Kardinal.

Baca juga : GDPS Perkuat Transformasi Bisnis Dan Digitalisasi Layanan BPO

“Platform Aset Keuangan Digital EDENA menjadi katalis penting dalam transformasi ekonomi Indonesia,” ujar Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.