Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
GDPS Perkuat Transformasi Bisnis Dan Digitalisasi Layanan BPO
Jumat, 10 Oktober 2025 15:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Garuda Daya Pratama Sejahtera (GDPS), anak usaha Garuda Indonesia Group, menegaskan komitmennya untuk memperkuat posisi sebagai perusahaan Business Process Outsourcing (BPO) nasional yang kompetitif di tingkat global.
Meskipun tergolong muda, GDPS menunjukkan kemampuan beradaptasi tinggi dengan menghadirkan layanan berkualitas yang menjawab kebutuhan beragam pelanggan lintas industri.
Direktur Utama GDPS, Cornelis Radjawane, mengatakan bahwa perusahaan kini tidak hanya berfokus pada penyediaan tenaga kerja, tetapi juga melakukan transformasi menuju penyedia dukungan bisnis berbasis Service Level Agreement (SLA).
Baca juga : Pemain Persib Saling Jadi Lawan Di Kualifikasi Piala Dunia 2026
“Transformasi menuju penyedia dukungan bisnis proses berbasis SLA sudah kami implementasikan di beberapa pelanggan di dalam grup. Pendekatan ini mendorong efisiensi biaya dan peningkatan kualitas layanan, karena pengukuran kini berbasis outcome yang jelas sesuai perhitungan SLA,” ujar Cornelis di Jakarta, Jumat (10/10/2025). Pendekatan berbasis SLA ini memungkinkan pelanggan GDPS untuk fokus pada bisnis inti mereka, sementara proses pendukung dikelola secara terukur oleh GDPS.
Selain memperkuat model bisnis, GDPS juga mengintegrasikan inovasi digital di setiap lini layanan. Digitalisasi menjadi pilar penting perusahaan dalam mewujudkan operasional yang efisien, akurat, dan transparan.
Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah sistem monitoring penjualan yang memungkinkan pelanggan memantau kinerja secara real time, sehingga target dapat dicapai lebih efektif. GDPS juga mengembangkan aplikasi Beyond Care, platform manajemen tenaga kerja berbasis web dan mobile yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik tiap sektor.
Baca juga : Inovasi Dan Transformasi Digital, BSI Genjot Literasi Emas
Aplikasi ini memudahkan pelanggan untuk memantau aktivitas kerja, menyetujui lembur atau cuti, serta memverifikasi clock-in dan clock-out karyawan secara digital.
“Digitalisasi merupakan langkah GDPS untuk menyambut perkembangan teknologi di tengah ketatnya persaingan bisnis. Langkah ini memberikan nilai tambah dan keunggulan kompetitif yang membantu pelanggan menjalankan bisnisnya secara lebih efisien,” tambah Cornelis.
Melalui transformasi bisnis dan digitalisasi berkelanjutan, GDPS optimistis dapat terus menghadirkan layanan outsourcing terbaik, memperkuat efisiensi operasional pelanggan, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Baca juga : Dony Oskaria: BP BUMN Fokus Percepat Transformasi Dan Konsolidasi
Ke depan, GDPS berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetensi tenaga alih daya serta memperluas penerapan teknologi digital guna menjadi mitra strategis yang andal bagi perusahaan di berbagai sektor dan memperkuat daya saing global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya