Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
ABMM Tegaskan, Energi Berkelanjutan Harus Inklusif dan Menyejahterakan
Sabtu, 18 Oktober 2025 12:38 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Di tengah transformasi sektor energi nasional, PT ABM Investama Tbk (ABMM) menunjukkan bahwa keberlanjutan bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga tentang kesejahteraan manusia. Dengan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, ABMM menempatkan kesejahteraan, inovasi, dan tanggung jawab sosial sebagai fondasi utama untuk menciptakan nilai jangka panjang.
“Bertema Stronger Together, Unlimited in Possibility, momen ulang tahun ke-16 ABMM menjadi refleksi perjalanan panjang perusahaan menumbuhkan budaya kerja yang berlandas pada keberagaman dan inklusivitas,” kata Direktur Utama ABMM, Achmad Ananda Djajanegara, di Jakarta, Jumat (16/10/2025).
Ia menjelaskan, kekuatan dan ketangguhan bisnis sejati terletak pada kolaborasi dan keberagaman. “Sektor energi kini memasuki babak baru. Selama ini identik dengan dunia maskulin, namun kini perlahan bergerak ke arah yang lebih inklusif,” ujarnya.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pekerja perempuan di sektor energi baru mencapai sekitar 10 persen dari total tenaga kerja. Angka itu terus meningkat seiring banyaknya perusahaan yang memberi ruang bagi perempuan untuk berkiprah, termasuk ABMM yang memperkuat komitmen terhadap keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas (Diversity, Equity, and Inclusion/DEI) di seluruh lini bisnis.
Baca juga : Position Tegaskan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan Di Halmahera Timur
“Industri energi modern tak lagi sekadar mengejar profit, tapi juga punya tanggung jawab menjaga keberlanjutan. Itu diwujudkan lewat transparansi dan inklusivitas agar perusahaan memberi manfaat lebih luas,” jelas Achmad.
Menurutnya, keberagaman justru memperkuat inovasi, pengambilan keputusan, dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat serta kolaboratif.
Komitmen itu diterapkan melalui berbagai inisiatif, seperti program Talent and Leadership yang mencakup pelatihan teknis, manajerial, serta mentoring untuk mengasah kepemimpinan perempuan.
“ABMM percaya, keberagaman dan inklusivitas adalah kunci menghadapi tantangan masa depan. Industri energi modern bukan hanya efisiensi dan profitabilitas, tapi juga motor pembangunan yang inklusif, adil, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Baca juga : Rapat Dengan Menag Usulkan 8 Lokasi, Ara: Natal Harus Berdampak Ke Masyarakat
Head of Corporate Communication & CSR ABMM, Emilia Katrina Sitompul, menambahkan bahwa ABMM telah membentuk ESG Committee untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam strategi bisnis.
“Kami mendorong nilai keberagaman, kesetaraan, dan inklusivitas (DEI) sebagai bagian dari business sustainability. ESG Committee menjadi motor penggerak komitmen itu di internal perusahaan,” katanya.
Salah satu bukti nyata komitmen ABMM adalah kisah Apriaty Sirait, trainer perempuan pertama di anak usaha PT Cipta Kridatama (CK). Berawal sebagai operator alat berat, kini ia menjadi trainer bersertifikat yang telah melatih ratusan karyawan dan meraih penghargaan Perempuan Berbakti 2025 dari CFCD dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
“Kisah Apriaty membuktikan perempuan mampu berprestasi di site tambang. Mereka membawa perspektif baru dan ketelitian yang memperkuat keselamatan serta kualitas kerja,” ujar Direktur PT Cipta Kridatama, Roni Setyawan.
Baca juga : Dari Ladang Energi, Cahaya Ilmu Menyala
Hal senada disampaikan Direktur PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistic), Ety Puspitasari. Ia menilai keberagaman gender bukan sekadar kebijakan, tapi fondasi penting bagi inovasi dan ketahanan organisasi. “Memasukkan perempuan di tingkat strategis memperluas dimensi pengambilan keputusan dan memperkuat aspek kemanusiaan dalam bisnis,” tutupnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya