Dark/Light Mode

Jaga Keberlanjutan Lingkungan, LPkR Perkuat Komitmen Efisiensi Penggunaan Air

Senin, 27 Oktober 2025 11:38 WIB
LPKR terus berkomitmen dalam efisiensi penggunaan air. (Foto: Dok. LPKR)
LPKR terus berkomitmen dalam efisiensi penggunaan air. (Foto: Dok. LPKR)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dalam upaya menjaga keberlanjutan lingkungan, PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), platform real estate dan layanan di Indonesia, terus memperkuat komitmennya terhadap efisiensi penggunaan air.

Setelah berhasil melampaui target awal, LPKR kini menaikkan sasaran pemanfaatan sumber air berkelanjutan dari 20 persen menjadi 30 persen dari total konsumsi air pada tahun 2030.

Hingga tahun 2024, 24 persen kebutuhan air perusahaan telah dipenuhi dari sumber berkelanjutan, seperti daur ulang air limbah dan pemanenan air hujan.

Pencapaian ini menunjukkan lompatan besar dibandingkan tahun 2019, ketika kontribusi sumber tersebut baru mencapai 6 persen.

Baca juga : Jaga Ketahanan Energi, Pertamina Patra Niaga Raih Penghargaan Subroto 2025

Untuk mencapai hasil ini, LPKR telah melakukan berbagai investasi strategis guna meningkatkan kapabilitas pengelolaan air.

Sistem retensi air kini digunakan untuk menampung air hujan dan limpasan, sementara rumah sakit menyiapkan sumber air cadangan melalui pemanfaatan teknologi reverse osmosis (RO), central sterile supply department (CSSD) autoclaves, serta sistem Pemanasan, ventilasi, dan penyejuk udara (HVAC).

LPKR juga menjalin kemitraan dengan penyedia air lokal dan secara berkala mengevaluasi potensi penggunaan air olahan dari instalasi pengolahan limbah cair (IPAL) guna memastikan efisiensi dan keberlanjutan.

CEO Grup Lippo Indonesia John Riady, menyampaikan pemanfaatan air berkelanjutan kini telah menjadi bagian dari operasional perusahaan di berbagai sektor.

Baca juga : Bangun Kota Mandiri Ramah Lingkungan, LPCK Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Di Lippo Village, misalnya, seluruh kebutuhan air operasional, mulai dari irigasi hingga pembersihan saluran air, dipenuhi menggunakan air limbah yang telah diolah.

Sementara di rumah sakit, mall, dan hotel, LPKR mengoptimalkan sistem daur ulang air untuk keperluan non-konsumsi, seperti menara pendingin, penyiraman taman, dan pembersihan area publik.

Melalui berbagai langkah ini, LPKR berkomitmen menjadikan setiap tetes air lebih bermakna, tidak hanya bagi kelangsungan operasional, tetapi juga bagi keberlanjutan bumi.

Ke depan, LPKR akan terus memperluas penerapan teknologi pengelolaan air berkelanjutan di seluruh jaringan operasional perusahaan.

Baca juga : Mendagri dan Kepala BNN Bahas Penguatan Sinergi Penanggulangan Narkoba

"Inovasi dalam sistem daur ulang air, pemanenan air hujan, dan efisiensi penggunaan air bersih akan terus ditingkatkan guna mencapai ketahanan sumber daya air jangka panjang," pungkasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.