Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pertamina Hulu Energi Dan Petronas Sepakati FOA Bagi Hasil Blok Bobara
Senin, 27 Oktober 2025 14:21 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) melalui afiliasinya, PT Pertamina Hulu Energi Bobara, dan Petroliam Nasional Berhad (PETRONAS) melalui PETRONAS E&P Bobara Sdn. Bhd., resmi menandatangani Farm-Out Agreement (FOA) dalam Production Sharing Contract (PSC) Blok Bobara.
Penandatanganan kesepakatan tersebut berlangsung di sela pelaksanaan KTT ASEAN Summit ke-47 Tahun 2025 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (26/10/2025).
Baca juga : Praktisi Dukung BUMN Makin Produktif Dan Berdampak Nyata Bagi Masyarakat
Dalam kemitraan di Blok Bobara, PHE memiliki 24,5 persen participating interest, bersama PETRONAS dan TotalEnergies. Wilayah Kerja (WK) Bobara terletak di perairan laut dalam (ultra-deepwater) Papua Barat, Indonesia bagian timur. Kerja sama ini menegaskan langkah Pertamina untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan Asta Cita dan mencapai swasembada energi nasional.
Penandatanganan FOA PSC Blok Bobara dilakukan oleh Direktur PT Pertamina Hulu Energi Bobara, Muhamad Arifin, dan Direktur PETRONAS E&P Bobara Sdn. Bhd., Yuzaini Md Yusof, disaksikan oleh Direktur Utama/CEO PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri, Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza, Direktur Utama PHE Awang Lazuardi, Direktur Investasi & Pengembangan Bisnis PHE Dannif Utojo Danusaputro, serta PETRONAS President & Group CEO Tan Sri Tengku Muhammad Taufik.
Baca juga : WTA 125 Jinan 2025, Janice Tjen Selangkah Lagi Raih Gelar Juara
Direktur Utama Pertamina, Simon Aloysius Mantiri menyampaikan, apresiasi atas kepercayaan dan kemitraan strategis yang terjalin antara Pertamina dan PETRONAS.“Acara seremoni hari ini bukan sekadar tonggak kontraktual, tetapi wujud nyata kemitraan energi Malaysia–Indonesia, sinergi kapabilitas yang saling melengkapi, serta tanggung jawab bersama dalam memperkuat ketahanan energi kawasan dan mendorong pembangunan berkelanjutan,” ujar Simon. Simon juga menyampaikan harapan agar kerja sama ini dapat memperluas peluang bisnis Pertamina di Malaysia, sejalan dengan portofolio jangka panjang PETRONAS di Indonesia. Ia menegaskan dukungannya agar Pertamina dapat memperoleh operatorship di Malaysia Balingian PSC maupun blok lain di masa mendatang.
Sementara itu, Direktur Utama PHE Awang Lazuardi menegaskan, kemitraan di Blok Bobara mencerminkan sinergi kuat dan komitmen bersama antara Pertamina, PETRONAS, dan TotalEnergies untuk terus melangkah maju. “PSC Bobara selaras dengan fokus strategis PHE dalam mengeksplorasi dan mengembangkan peluang baru di area frontier,” ungkap Awang.
Baca juga : Pertamina Hadirkan Booth Interaktif Di Pameran Informasi Publik 2025
Lebih lanjut, PHE berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi hulu migas yang berkelanjutan sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan juga menerapkan prinsip Zero Tolerance on Bribery melalui penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) bersertifikat ISO 37001:2016, guna memastikan tata kelola perusahaan yang bersih dan bebas dari praktik penyuapan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya