Dark/Light Mode

Tiga Brand Lokal Bersinar di Ekosistem Tokopedia dan TikTok Shop

Selasa, 4 November 2025 14:58 WIB
CEO dan Founder Jims Honey, Hanny Zeng (Foto: Istimewa)
CEO dan Founder Jims Honey, Hanny Zeng (Foto: Istimewa)

RM.id  Rakyat Merdeka - Di tengah pesatnya transformasi digital, pelaku UMKM terus membuktikan diri sebagai tulang punggung ekonomi Indonesia. Dengan kontribusi lebih dari 60 persen terhadap PDB nasional, sektor ini jadi simbol ketangguhan di tengah perubahan zaman. Namun tantangan tetap ada: bagaimana menyesuaikan diri dengan perilaku konsumen yang makin digital, tanpa kehilangan relevansi dan daya saing.

Di antara jutaan pelaku usaha Tanah Air, tiga brand lokal — Jims Honey, SOVLO, dan Kanky — jadi bukti nyata bahwa adaptasi digital bukan sekadar pilihan, tapi kunci pertumbuhan berkelanjutan. Lewat inovasi dan dukungan ekosistem Tokopedia serta TikTok Shop by Tokopedia, ketiganya sukses naik kelas dan memberi dampak ekonomi nyata bagi komunitas sekitarnya.

Jims Honey: Dari Gudang Kecil ke Omzet Miliaran

Kisah Jims Honey bermula dari gudang kecil di Pademangan, Jakarta Utara. Pada 2014, pasangan Hanny dan Jims Zeng mulai memproduksi tas wanita lokal yang modis, berkualitas, dan terjangkau. Kini, setelah satu dekade, Jims Honey punya lebih dari 300 karyawan dan ratusan penjahit mitra di Cibinong.

“Kami ingin perempuan Indonesia tampil percaya diri dengan produk berkualitas tanpa harus membayar mahal,” kata Hanny Zeng, CEO dan Founder Jims Honey.

Masuk ke ekosistem e-commerce jadi titik balik. Sejak bergabung dengan Tokopedia pada 2021 dan TikTok Shop pada Maret 2024, penjualan Jims Honey melonjak 70 kali lipat — dari ratusan juta menjadi miliaran rupiah per bulan.

Menurut Hanny, dukungan lebih dari 300 affiliate aktif turut memperluas jangkauan penjualan. “Melalui TikTok Shop by Tokopedia, kami membuka kesempatan bagi siapa pun—dari ibu rumah tangga sampai mahasiswa—untuk mendapat penghasilan tambahan lewat program affiliate,” ujarnya.

Baca juga : Tanam Mangrove Di Tangerang, Gibran Serukan Perlindungan Ekosistem Pesisir

Menjelang Promo Guncang 11.11, Jims Honey menyiapkan enam produk baru, termasuk kolaborasi eksklusif dengan artis Indonesia yang akan lebih dulu diluncurkan di TikTok Shop.

SOVLO: Rumah Ilustrator Lokal yang Mendunia

Lahir di tengah pandemi, SOVLO berdiri dari semangat bertahan dan berinovasi. Saat bisnis souvenir custom terdampak, timnya melahirkan brand baru yang mengangkat karya ilustrator lokal dalam setiap produknya.

Kini, SOVLO dikenal sebagai “Rumah Ilustrator Lokal” yang menghadirkan produk keseharian berbalut seni — mulai tas, aksesori, apparel, hingga dekorasi rumah.

“Kami ingin memberi ruang bagi ilustrator lokal untuk terhubung, berkarya, dan dikenal lebih luas. It’s all about #ConnectingPeopleWithCreARTivity,” ujar Afra Viena, Co-Founder SOVLO.

Sejak 2020, SOVLO menaungi 54 ilustrator dari berbagai daerah. Lewat proses kurasi ketat, mereka bisa memonetisasi karya dan membangun ekonomi berbasis talenta.

“Bagi kami, seni bukan sekadar apresiasi, tapi juga bisa menggerakkan ekonomi. Kami ingin membantu ilustrator lokal mengubah mimpi menjadi karya bernilai,” lanjut Afra.

Baca juga : Barcelona Vs Olympiakos, Flick Siapkan Trio Muda

Tokopedia menjadi pintu awal SOVLO menjangkau pelanggan, sebelum memperluas pasar lewat TikTok Shop by Tokopedia. “Yang kami sukai dari TikTok Shop by Tokopedia adalah fleksibilitasnya. Brand bisa memperkuat konten affiliate dan memperluas audiens,” jelas Nur Hayad, Head of Retail & E-Commerce Strategy SOVLO.

Menjelang Promo Guncang 11.11, SOVLO memperbanyak content-based affiliate dan meningkatkan kampanye organik agar makin banyak masyarakat terhubung dengan kreativitas lokal.

Kanky: Sepatu Lokal yang Tumbuh dari Komunitas

Kanky lahir di tengah pandemi pada 2020, didirikan oleh Alfonsus Ivan Kurniadi. Nama brand diambil dari nama kedua anaknya, melambangkan harapan agar mereka tumbuh saling melengkapi — seperti visi Kanky menyatukan kualitas dan gaya dalam sepatu lokal.

Dengan pabrik di Surabaya dan kantor di Bandung, Kanky kini mempekerjakan lebih dari 1.200 karyawan. Melalui Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia, Kanky memanfaatkan data analitik dan promosi digital untuk mempercepat pertumbuhan.

“Platform digital memberi kami ruang untuk memahami pelanggan dan tumbuh lebih cepat,” ujar Alfonsus.

Pada kampanye 10.10, penjualan Kanky naik dua kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Mereka menargetkan hasil serupa pada Promo Guncang 11.11 mendatang.

Satu Ekosistem, Banyak Peluang

Baca juga : Big Bad Wolf Books Kembali Hadir di Jakarta, Tebar Hadiah Mobil EV

Kesuksesan Jims Honey, SOVLO, dan Kanky menunjukkan bagaimana Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia membangun ekosistem digital yang memberdayakan pelaku usaha lokal.

Promo Guncang 11.11 yang digelar 3–10 November 2025 menawarkan diskon hingga Rp1 juta dan gratis ongkir di kedua platform, dengan puncaknya pada 11 November.

“Tokopedia dan TikTok Shop by Tokopedia berkomitmen jadi rumah bagi setiap pelaku usaha, dari UMKM hingga brand besar. Kami ingin makin banyak brand lokal naik kelas dan berdaya saing global,” ujar Stephanie Susilo, Senior Director Tokopedia & TikTok E-Commerce Indonesia.

Menurutnya, kolaborasi antara teknologi, kreativitas, dan komunitas jadi kekuatan utama mendorong pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Kolaborasi ini membuktikan bahwa dengan inovasi dan dukungan ekosistem, brand lokal Indonesia tak hanya mampu bertahan, tapi juga bersinar di pasar digital.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.