Dark/Light Mode

Ekspor Tangguh Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Kuartal III

Rabu, 5 November 2025 13:13 WIB
Kontainer ekspor-impor di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta. (Foto: Dwi Pambudo/RM)
Kontainer ekspor-impor di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta. (Foto: Dwi Pambudo/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III-2025. Ekonomi Indonesia tercatat tumbuh solid di angka 5,04 persen (y-on-y), salah satunya didorong oleh tangguhnya kinerja ekspor Indonesia pada periode tersebut.

Ekspor barang tumbuh 9,91 persen pada triwulan III-2025 (y-on-y),” ungkap Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh.Edy Mahmud, pada konferensi pers, di Jakarta, Rabu (5/11/2025). 

Baca juga : 37 Senior REI Ngumpul, Bahas Properti Dan Ekonomi Nasional

Secara detail, ekspor nonmigas tumbuh 12,56 persen dengan komoditas utama dengan kenaikan nilai dan volume antara lain lemak dan minyak hewan/nabati; besi dan baja; serta mesin/peralatan listrik. Sedangkan ekspor migas mengalami kontraksi 18,15 persen, sejalan dengan penurunan nilai dan volume ekspor migas. 

Komoditas andalan ekspor Indonesia antara lain adalah minyak kelapa sawit, bijih besi, batubara, nikel, gas alam, serta minyak mentah. 

Baca juga : Shopee Barokah Dukung Pemberdayaan Ekonomi Pesantren

Selain itu, peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara turut memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekspor jasa. Investasi, yang tercermin dalam komponen Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB), juga mencatat pertumbuhan yang positif sebesar 5,04 persen. Serta  konsumsi pemerintah yang tumbuh hingga 5,49 persen.

Dari sisi lapangan usaha, sektor industri pengolahan tercatat tumbuh sebesar 5,54 persen. Kinerja industri pengolahan, khususnya industri makanan dan minuman, industri logam dasar, serta industri kimia, farmasi, dan obat tradisional turut menopang pertumbuhan ekonomi.

Baca juga : AirAsia MOVE Dan Kemenpar Perkuat Promosi Wisata Indonesia Di Malaysia

"Pertumbuhan sektor industri pengolahan utamanya ditopang oleh meningkatnya permintaan, baik dari dalam negeri maupun luar negeri," tambah Edy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.