Dark/Light Mode

Terbesar di Asia Tenggara

Presiden Prabowo Resmikan Pabrik Petrokimia Rp 62,4 Triliun di Cilegon

Kamis, 6 November 2025 14:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Kamis (6/11/2025). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)
Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, pada Kamis (6/11/2025). (Foto: BPMI Setpres/Laily Rachev)

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik petrokimia terintegrasi PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Kota Cilegon, Provinsi Banten, Kamis (6/11/2025). Acara peresmian ini menandai beroperasinya salah satu proyek industri petrokimia, yang menjadi tonggak penting upaya pemerintah memperkuat hilirisasi industri nasional.

Peresmian dimulai dengan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan dilanjutkan dengan doa bersama. Pada peresmian ini turut diputarkan video bertema “Proyek Hilirisasi Petrokimia Terintegrasi” yang menggambarkan proses pembangunan proyek strategis sejak tahun 2016.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas pembangunan proyek strategis ini. Kepala Negara pun mendorong dukungan bagi investasi yang dapat memberikan manfaat bersama.

Baca juga : Jonan Dipanggil Presiden Prabowo Ke Istana, Bahas Apa?

“Kehormatan kita adalah mitra siapa pun. Apalagi, mitra dari luar datang ke kita, investasi uang mereka, yang mereka cari dengan susah payah puluhan tahun. Mereka percaya sama kita. Di sini mereka beri manfaat kepada kita, kita harus amankan,” ucap Presiden.

Dalam laporannya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan, proyek strategis ini memiliki nilai investasi sebesar 3,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp 62,4 triliun. Nilai ini menjadikan pabrik tersebut sebagai salah satu investasi petrokimia terbesar di kawasan Asia Tenggara.

“Dengan pabrik ini, kita tidak lagi mengimpor secara besar-besaran seperti tahun sebelumnya. 70 persen adalah subtitusi impor, 30 persen kita ekspor. Total nilainya, revenue-nya, jualannya per tahun, itu 2 miliar dolar AS. Jadi 1,4-1,5 di sini, sisanya kita ekspor,” papar Bahlil.

Baca juga : Pameran Terbesar di Asia Tenggara, SIAL Interfood 2025, Segera Hadir di JIExpo

Di pabrik ini, bahan baku berupa naphta diproses menjadi produk hulu dan hilir, untuk selanjutnya menjadi bahan baku penting pembuatan produk mulai dari botol plastik, kabel, hingga bumper mobil.

Kehadiran pabrik ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri hilir, meningkatkan neraca perdagangan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Peresmian pabrik petrokimia terintegrasi ini juga dihadiri Plt Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Park Soo Deok, para menteri kabinet Merah Putih, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Banten Andra Soni, Wali Kota Cilegon Robinsar, dan Lotte Group Chairman Shin Dong Bin.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.