Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Pertamina EP Dukung Kemitraan Baru Di Ajang ADIPEC 2025 Abu Dhabi
Kamis, 6 November 2025 19:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina EP berpartisipasi dalam Abu Dhabi International Petroleum Exhibition and Conference (ADIPEC) 2025, forum minyak dan gas tahunan terbesar di dunia yang berlangsung di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, pada 3-6 November 20025.
Partisipasi Pertamina EP menjadi bagian dari kehadiran resmi delegasi Indonesia yang dikoordinasikan SKK Migas dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Tahun ini, Indonesia menegaskan arah baru pembangunan energi nasional dengan mengusung tema ‘Potentials to Discover, Partners to Deliver.’
Tema tersebut menandai visi besar menuju kemandirian energi nasional melalui investasi, inovasi teknologi, dan kolaborasi strategis lintas negara. Indonesia menampilkan diri sebagai mitra strategis energi global yang berdaulat dan kompetitif, dengan fokus memperkuat ketahanan energi, mempercepat alih teknologi, dan mengembangkan industri pendukung di sektor hulu migas.
Baca juga : Lahirkan Pembalap Muda, Pertamina Siap Dukung Mandalika Racing Series 2026
Tim Pertamina EP, yang beranggotakan lima personil, menjadi pembicara dalam salah satu sesi Technical Conference, yang menghadirkan para profesional migas kelas dunia.
Kelima personil, Ginanjar Puji Rahayu, Fariz Adriansyah Putra, Saifudin Zuhri, Gondo Irawan, dan Sakti Parsulian, mempresentasikan paper berjudul ‘Idle Well Utilization as Downhole Separation System to Improve Fuel Gas Quality: A Case Study in Jatibarang Field, Indonesia.’
Selain itu, Mohammad Hafez, yang mewakili PHE ONWJ, juga menampilkan presentasi berjudul ‘Maximize Oil Recovery of Horizontal Well by Flow Control Device Application at Complex Reservoir in Brownfield Offshore North West Java.’
“Kehadiran Pertamina EP, sebagai anak perusahaan Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Pertamina (Persero), di ajang tersebut, sejalan dengan komitmen Perusahaan dalam mendukung kebijakan Pemerintah Indonesia untuk memperkuat ketahanan energi nasional,” ujar salah satu anggota delegasi di Paviliun Indonesia sekaligus Manager Communication Relations & CID Pinto Budi Bowo Laksono dalam keterangan resmi, Kamis (6/11/2025).
Baca juga : Pusaka Blora: Pertamina EP Cepu Dukung Ketahanan Pangan Lewat Pertanian Organik
Sementara itu, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto mengatakan, kemandirian energi merupakan pilar penting kedaulatan nasional, dan setiap kerja sama internasional harus memberikan manfaat nyata bagi bangsa Indonesia.
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJMN) 2025–2029, Pemerintah menargetkan peningkatan produksi migas nasional sebesar 31 persen untuk minyak dan 51 persen untuk gas pada tahun 2029.
“Target ini didukung oleh reformasi fiskal, percepatan perizinan, serta peningkatan investasi eksplorasi di wilayah frontier,” ujarnya.
Pemerintah juga menilai 2025 sebagai momentum terbaik dalam satu dekade terakhir untuk mendorong investasi hulu migas nasional, dengan realisasi investasi hingga semester I-2025 mencapai 7,19 miliar dolar AS.
Baca juga : Pertamina Selesaikan 57 Persen Keluhan BBM Di Jawa Timur
“Diproyeksi akhir tahun sebesar 15,9 miliar dolar AS, tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir,” tuturnya.
Staff Khusus Menteri bidang Eksplorasi dan Peningkatan Produksi Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM serta Ketua Satgas Percepatan Peningkatan Lifting Migas, dalam pembukaan Paviliun Indonesia Nanang Abdul Manaf menambahkan, potensi besar Indonesia perlu dioptimalkan melalui kemitraan global yang menghadirkan teknologi dan pendanaan.
“Sementara, Indonesia telah memiliki action plan yang jelas untuk meningkatkan iklim investasi, serta menawarkan insentif, stabilitas, dan arah kebijakan dalam mendorong investasi yang berkelanjutan,” katanya.
Partisipasi Indonesia dalam ADIPEC 2025 ini mencerminkan kesatuan visi nasional untuk menampilkan potensi besar sektor hulu migas nasional, dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri energi global.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya