Dark/Light Mode

Perdana Di RI, BRI Manajemen Investasi Rilis KIK EBA Syariah Di BEI

Senin, 10 November 2025 09:15 WIB
Foto: Aditya Nugroho/Rakyat Merdeka
Foto: Aditya Nugroho/Rakyat Merdeka

RM.id  Rakyat Merdeka - Produk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Syariah (KIK EBA Syariah) yang dikelola oleh PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) resmi tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (10/11/2025).

Produk bernama KIK EBA Syariah BRI-MI Jakarta Lingkar Baratsatu (BJLB1) ini menjadi produk perdana di Indonesia sekaligus tonggak baru bagi pengembangan investasi Syariah di pasar modal nasional.

Pencatatan tersebut digelar di Main Hall BEI, Jakarta, dihadiri oleh perwakilan BEI serta sejumlah mitra strategis, antara lain PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) selaku Originator, Maybank Indonesia sebagai Bank Kustodian, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk sebagai Agen Penampungan (escrow agent), serta BCA Sekuritas sebagai Penata Laksana.

Baca juga : Menteri Maman Apresiasi Respons Publik Atas Isu Barang KW

Direktur Utama BRI Manajemen Investasi Tina Meilina mengatakan, pencatatan KIK EBA Syariah ini menjadi langkah penting yang memperkuat posisi BRI-MI sebagai pionir dalam pengembangan investasi Syariah yang berintegritas dan berkelanjutan. 

“Pencatatan KIK EBA Syariah BRI-MI JLB di bursa hari ini membuktikan bahwa prinsip Syariah, transparansi, dan nilai ekonomi dapat berjalan beriringan dalam satu instrumen investasi yang kredibel,” ujar Tina.

Produk ini menandai transformasi peran pasar modal Syariah dari sekadar alternatif menjadi sumber pembiayaan strategis bagi pembangunan infrastruktur nasional. KIK EBA Syariah BRI-MI JLB memiliki total nilai penerbitan sebesar Rp1,95 triliun dan telah memperoleh peringkat AAA dari Pefindo.

Baca juga : RI Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman Yetna memberikan apresiasi atas langkah inovatif yang dilakukan BRI-MI dalam memperkuat ekosistem pasar modal Syariah.“Pencatatan KIK EBA Syariah ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara lembaga keuangan, pelaku industri, dan regulator dapat menghadirkan produk yang tidak hanya inovatif, tetapi juga inklusif. BEI berharap langkah BRI-MI ini menjadi inspirasi bagi pelaku industri lainnya untuk memperkaya instrumen berbasis prinsip Syariah,” kata Nyoman.

Lebih lanjut, pencatatan KIK EBA Syariah BRI-MI JLB dinilai menjadi momentum penting bagi percepatan pertumbuhan instrumen keuangan Syariah di Indonesia yang masih memiliki potensi ekspansi besar. Melalui langkah ini, BRI-MI menegaskan komitmennya untuk memperkuat ekosistem investasi Syariah nasional serta mendukung program pemerintah dalam mewujudkan pembiayaan berkelanjutan yang inklusif dan etis.

PT BRI Manajemen Investasi merupakan pelopor industri reksa dana pertama di Indonesia yang berdiri sejak 1992. Pada 2022, BRI-MI resmi menjadi anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Sebagai manajer investasi berpengalaman dan terpercaya, BRI-MI berkomitmen menyediakan produk reksa dana yang aman dan sesuai kebutuhan masyarakat. BRI-MI berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca juga : Dana Haji Bertumbuh, BPKH Perluas Investasi Ekosistem Haji Global

Sementara, PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) adalah perusahaan pengelola jalan tol swasta di Indonesia yang mengoperasikan ruas strategis penghubung Kebon Jeruk (JORR W-2), Jalan Tol Jakarta–Tangerang, dan Jalan Tol Bandara Prof. Sedyatmo. Melalui peningkatan layanan dan efisiensi, JLB berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi serta pengembangan infrastruktur nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.