Dark/Light Mode

ISEF 2025 Catat Transaksi Rp 3,1 Triliun

RI Jadi Pusat Gravitasi Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 14 Oktober 2025 06:30 WIB
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. (Foto: Instagram/destrydamayanti)
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti. (Foto: Instagram/destrydamayanti)

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025 resmi ditutup dengan capaian menggembirakan. Sepanjang pelaksanaannya pada 8–12 Oktober 2025, total transaksi business matching, pembiayaan, perdagangan dan omzet penjualan mencapai Rp 3,1 triliun. Angka itu meningkat dari Rp 2 triliun pada tahun sebelumnya.

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengatakan, capaian tersebut menegaskan peran ISEF sebagai gerakan strategis untuk memperkuat ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, berkelanjutan dan berdaya saing global. 

“Melalui sinergi lintas sektor dan inovasi berkelanjutan, mari kita jadikan Indonesia bukan hanya pasar. Tetapi juga pusat gravitasi ekonomi syariah dunia,” ujar Destry dalam keterangan tertulis, Senin (13/10/2025). 

Menurutnya, pelaksanaan ISEF 2025 berjalan lancar dengan partisipasi luas dari masyarakat, pelaku usaha dan lembaga keuangan. Peningkatan transaksi, mencerminkan kepercayaan dunia terhadap potensi ekonomi syariah Indonesia. 

Baca juga : Cegah Tumpang Tindih, BUMD Dan SKPD Harus Sinergi Garap Proyek

Tahun ini, ISEF menghadirkan lebih dari 700 pelaku usaha syariah, mencakup Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) halal, industri kreatif, lembaga keuangan syariah, serta investor dari berbagai negara. 

Selama lima hari, ISEF menampilkan 22 forum domestik dan internasional, 28 pameran produk halal dan business linkage, 30 talkshow serta community activities dan 20 kategori kompetisi yang melibatkan 34 kementerian/lembaga dan 30 mitra internasional. 

Total pengunjung, baik luring maupun daring, mencapai 89 ribu orang, menandakan tingginya antusiasme publik terhadap pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional. 

Destry menegaskan, keberhasilan ISEF bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju kemandirian ekonomi syariah. 

Baca juga : 4 Pengusaha Dituntut Empat Tahun Penjara

“Kita harus menjaga semangat sinergi yang telah terbangun. ISEF adalah wujud nyata kolaborasi dalam memperkuat ekonomi syariah yang tangguh, berdaya saing dan berkeadilan,” ujarnya. 

Mengusung tema “Sinergi Ekonomi dan Keuangan Syariah Memperkuat Kemandirian dan Pertumbuhan Ekonomi Inklusif,” ISEF 2025 menampilkan empat klaster utama. 

Pertama, Halal Industry & Sharia Business Forum yang menghadirkan business matching dan trade and investment forum. Kedua, Sharia Finance & Investment Forum membahas penguatan pasar keuangan syariah, green sukuk dan Islamic social finance

Ketiga, Sharia Social and Education Movement fokus pada literasi ekonomi syariah dan kompetisi inovasi generasi muda seperti Youth Sharia Entrepreneurship Forum dan Shariapreneur Innovation Challenge

Baca juga : Italia Vs Israel, Segera Singkirkan Negeri Zionis

Keempat Art, Culture and Halal Lifestyle Exhibition menampilkan modest fashion show, kuliner halal dan produk kreatif berbasis nilai-nilai syariah. [NOV]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.