Dark/Light Mode

Fuel Terminal Baubau, Penggerak Energi Indonesia Timur

Sabtu, 15 November 2025 09:16 WIB
Foto: Pertamina
Foto: Pertamina

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya menjaga keandalan distribusi energi di seluruh wilayah Indonesia sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Salah satu fokus Perseroan adalah memperkuat pasokan energi di kawasan Indonesia Timur melalui optimalisasi infrastruktur distribusi, khususnya terminal bahan bakar minyak (BBM).

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron mengatakan, pendistribusian BBM di wilayah timur Indonesia ditopang oleh Fuel Terminal (FT) Baubau yang memiliki kapasitas hingga 147 ribu kiloliter (KL) dengan 14 tangki aktif. Fasilitas tersebut menjadi salah satu infrastruktur vital dalam menjaga ketahanan energi kawasan.

Fuel Terminal Baubau merupakan terminal terbesar di Indonesia Timur dan menjadi tulang punggung penjaga ketahanan energi di Sulawesi, Nusa Tenggara, hingga Maluku,” ujar Baron.

Baca juga : redBus Berikan Penghargaan Operator Bus Terbaik Indonesia

Ia menjelaskan, FT Baubau memasok lebih dari separuh kebutuhan energi di Indonesia Timur, dengan distribusi mencapai 80 persen untuk wilayah Sulawesi, 15 persen untuk Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), serta 5 persen untuk Maluku dan Papua.

“Produk BBM yang disalurkan beragam, mulai dari Pertamax, Pertalite, Dexlite, Biosolar (B40), MFO hingga kerosene. Pertamina memastikan masyarakat di Indonesia Timur mendapatkan akses yang setara terhadap produk energi berkualitas,” katanya.

FT Baubau memiliki tiga jetty, terdiri dari satu jetty berkapasitas 35.000 DWT serta dua jetty berkapasitas 6.500 DWT. Fasilitas ini juga dilengkapi laboratorium berperalatan lengkap untuk memastikan kualitas produk, serta filling shed bagi mobil tangki. Dalam operasionalnya, terminal tersebut didukung 70 unit mobil tangki untuk penyaluran ke SPBU, Pertashop, SPBU Kompak, industri, serta instansi penting lainnya.

Baca juga : Quebec Gelar Karpet Merah untuk Pengusaha Indonesia

“Pertamina akan terus menjaga keandalan pasokan energi di Indonesia Timur guna mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, sejalan dengan komitmen melayani Indonesia dengan hati,” ujar Baron.

FT Baubau dikelola oleh PT Pertamina Energy Terminal (PET), anak perusahaan PT Pertamina International Shipping (PIS), Subholding Integrated Marine Logistic. PET memastikan seluruh operasi berjalan sesuai standar keselamatan, keamanan, dan tata kelola (HSSE) yang ketat.

Direktur Utama PET, Bayu Prostiyono menegaskan, prinsip keselamatan dan keberlanjutan menjadi prioritas utama dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Baca juga : Abdul Muti Dan Arah Baru Transformasi Pendidikan Indonesia

“Kami memastikan seluruh kegiatan operasi di Fuel Terminal Baubau berjalan aman, andal, dan mengikuti standar HSSE. PET juga menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam setiap lini operasional, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan limbah, hingga program sosial berkelanjutan bagi masyarakat sekitar,” ujarnya.

Pertamina sebagai pemimpin transisi energi menyatakan komitmennya mendukung target net zero emission 2060 melalui berbagai program yang selaras dengan capaian Sustainable Development Goals (SDGs), serta penerapan prinsip ESG di seluruh lini bisnis dan operasi perusahaan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.