Dark/Light Mode

Dukung Kedaulatan Pangan Nasional

Pupuk Kujang Gaspol Transformasi Kinerja

Minggu, 16 November 2025 06:30 WIB
Researcher Dept Riset Pupuk Kujang Sutardi (kanan) tengah menjelaskan perihal manfaat aplikasi Plantastic kepada petani di Karawang, Jawa Barat.
Researcher Dept Riset Pupuk Kujang Sutardi (kanan) tengah menjelaskan perihal manfaat aplikasi Plantastic kepada petani di Karawang, Jawa Barat.

 Sebelumnya 
Pihaknya meyakini, digitalisasi membantu menekan biaya produksi dan mempercepat pelayanan kepada petani. 

“Direksi menekankan kedaulatan pangan bukan hanya tanggung jawab Pemerintah, tetapi hasil kerja bersama seluruh insan pertanian dan industri pupuk nasional. Pupuk Kujang berkomitmen terus memberikan kinerja terbaik, menjaga pasokan pupuk secara berkelanjutan, serta memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat,” pungkas Arif. 

Petani Rasakan Dampak Nyata 

Petani di Desa Leuwidinding, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, merasakan dampak nyata program pemberdayaan Pupuk Kujang. 

Testimoni itu diceritakan langsung oleh salah seorang petani yang berhasil mengembangkan pertaniannya. 

Baca juga : DKI Akan Keruk Sungai Dan Siagakan Pasukan Pelangi

Kamal, perangkat Desa Leuwidinding, sekaligus Sekretaris Kelompok Tani Tunas Harapan mengungkapkan peningkatan hasil panen pertanian di daerahnya. 

“Sebelumnya, kami hanya mendapatkan 3,5-4 ton per hektar. Tetapi setelah PT Pupuk Kujang masuk meningkat menjadi 7 ton dari tahun sebelumnya,” kata Kamal yang ditemui pada Rakyat Merdeka, di kantor Kuwu Desa Leuwidinding, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, Selasa siang (4/11/2025). 

Program Makmur PT Pupuk Kujang mendapatkan respons yang sangat baik oleh masyarakat petani Desa Leuwidinding pada acara Safari Makmur Panen Padi 2024. 

“Penjualan pupuk non subsidi pada hari itu memecahkan rekor hampir 10 ton. Terbesar dibanding wilayah Cirebon lainnya. Karena petani di sini percaya dengan produk Pupuk Kujang yang sudah teruji,” kata pria 55 tahun ini. 

Baca juga : KPK Sita Sepeda, Jam Tangan Dan Mobil Mewah

Yang menggembirakan petani Leuwidinding lainnya, adalah peran PT Pupuk Kujang bekerja sama dalam penjualan hasil panen. “Kami bisa menjual gabah basah ke Bulog, ini yang membuat bangga. Petani tak perlu lagi mengeluarkan uang untuk biaya penjemuran gabah,” ucapnya. 

Peningkatan hasil panen ini menarik minat para pemuda milenial turun ke sawah. Bahkan, di Leuwidinding sudah terbentuk Kelompok Tani Milenial yang saat ini dalam pembinaan Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon. 

Ke depan Kamal berharap PT Pupuk Kujang bisa lebih meningkatkan lagi inovasi dan pelayanannya kepada para petani. Dia sangat terbantu dengan adanya proses penebusan pupuk bersubsidi. Namun, dia meminta solusi dengan keterbatasan SDM di daerahnya. 

“Aplikasinya bagus (i-Pubers). Kendalanya di sini tidak semua petani mempunyai telepon seluler kalaupun ada belum android, dan tidak mengerti mengoperasikan aplikasinya. Saya berharap, ada distributor pupuk di setiap kecamatan, untuk memudahkan pasokan pupuk ke petani,” pungkas bapak tiga anak ini. 

Baca juga : Italia Vs Norwegia, Misi Harga Diri

Sepenggal testimoni tersebut menunjukkan bagaimana pendampingan yang tepat dan penggunaan pupuk berkualitas mampu menggerakkan ekonomi desa. Melalui inovasi, riset, dan pembinaan berkelanjutan, Pupuk Kujang terus memperkuat peran strategisnya dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.