Dark/Light Mode

PTSI Dukung Penguatan Implementasi Pembangunan Berkelanjutan

Kamis, 20 November 2025 17:30 WIB
Direktur Utama PTSI, Ir. Sandry Pasambuna (Foto: Dok. PTPI)
Direktur Utama PTSI, Ir. Sandry Pasambuna (Foto: Dok. PTPI)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Surveyor Indonesia (PTSI), bagian dari Danantara, menegaskan komitmennya mendukung penguatan tata kelola pembangunan berkelanjutan nasional lewat kehadiran aktif pada Sustainable Action Conference (SAC) 2025 yang digelar Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas. Forum ini mempertemukan kementerian, lembaga, pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, dan mitra pembangunan untuk memperkuat strategi, standardisasi, dan percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Konferensi yang dihadiri lebih dari 300 peserta luring dan 1.000 peserta daring itu juga menjadi momentum peluncuran Dashboard SDGs 4.0 serta Sistem Registrasi dan Sertifikasi SDGs, yang dirancang untuk meningkatkan kualitas data, efektivitas pemantauan, dan kredibilitas pelaporan capaian SDGs secara nasional.

PTSI Dorong Penguatan Standardisasi dan Governance SDGs

Sebagai entitas dengan kapabilitas Testing, Inspection, Certification, Consultation (TICC), PTSI siap mendukung penguatan tata kelola pembangunan berkelanjutan melalui mekanisme verifikasi, sertifikasi, audit keberlanjutan, dan pendampingan teknis bagi pemerintah pusat maupun daerah.

Baca juga : Banjir Pengunjung, Night at Ragunan Zoo Terus Berlanjut

Direktur Utama PTSI, Ir. Sandry Pasambuna, menegaskan bahwa kualitas data dan standardisasi merupakan fondasi penting dalam pencapaian SDGs.

“PTSI berkomitmen menyediakan dukungan teknis yang kredibel untuk memastikan seluruh proses pembangunan dapat dipantau, dinilai, dan ditingkatkan secara akuntabel,” ujarnya.

Keterkaitan SAC 2025 dengan I-SIM

SAC 2025 juga menjadi ajang penganugerahan Indonesia's SDGs Action Awards (SAA) 2025 yang mengapresiasi praktik baik dari provinsi, kabupaten/kota, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, hingga filantropi. Sejumlah daerah penerima penghargaan merupakan peserta Integrated Sustainability Indonesia Movement (I-SIM) 2025, program asesmen pembangunan berkelanjutan yang dilaksanakan PTSI pada 17 November 2025.

Baca juga : Persija Vs Persik, Macan Kemayoran Bidik 5 Kemenangan Beruntun

Melalui I-SIM, PTSI melakukan penilaian komprehensif mencakup analisis dokumen, validasi data, kunjungan lapangan, hingga presentasi kepala daerah untuk menilai kesiapan dan kualitas pencapaian keberlanjutan di masing-masing daerah.

Dalam kategori I-SIM yang diumumkan di SAC 2025, Kota Madiun meraih predikat Terbaik Pertama, disusul Kota Jambi sebagai Terbaik Kedua, dan Kota Tegal sebagai Terbaik Ketiga. Untuk kategori kabupaten, Kabupaten Tapanuli Selatan ditetapkan sebagai Terbaik Pertama, diikuti Kabupaten Bogor sebagai Terbaik Kedua, dan Kabupaten Karawang sebagai Terbaik Ketiga.

PTSI menilai capaian tersebut membuktikan bahwa asesmen terukur, berbasis data, dan berstandar keberlanjutan mampu meningkatkan kesiapan pemerintah daerah dalam menunjukkan inovasi serta memperkuat pencapaian SDGs secara nyata.

PTSI dalam Ekosistem Pembangunan Nasional

Baca juga : AMMDI Dorong Penguatan Supremasi Sipil dan Peran Anak Muda dalam Demokrasi

Sebagai anggota Danantara, PT Surveyor Indonesia berkomitmen memperkuat kontribusinya lewat layanan verifikasi, audit keberlanjutan, standardisasi teknis, sertifikasi, dan konsultansi berbasis data. PTSI menegaskan akan terus menjadi mitra strategis pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan pembangunan nasional berjalan efektif, terintegrasi, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.