Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Astra Bersama Anak Bangsa Bangun Kesejahteraan dari Desa ke Masa Depan
Sabtu, 22 November 2025 08:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Dari pesisir timur hingga perbukitan hijau di ujung barat Nusantara, langkah-langkah anak bangsa di desanya masing-masing telah tumbuh menjadi gelombang perubahan.
Gerak mereka berawal dari tanah kelahiran—tempat cerita hidup dimulai—dan berkembang menjadi inisiatif yang mengangkat harkat desa-desa di Indonesia.
Perjuangan tulus ini bertemu dengan komitmen sosial berkelanjutan Astra, membentuk simpul kekuatan yang bergerak bersama untuk mewujudkan kesejahteraan desa yang berkelanjutan.
Melalui empat pilar kontribusi sosial—Kesehatan, Pendidikan, Kewirausahaan, dan Lingkungan—yang selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia, Astra memperkuat langkah anak bangsa dalam meningkatkan kualitas hidup, memperluas akses pendidikan, membuka peluang ekonomi masyarakat desa, serta menjaga keberlanjutan alam sekitarnya.
Dari pelosok negeri, banyak anak bangsa bekerja tanpa lelah menghadirkan perubahan nyata yang membuktikan bahwa kekuatan Indonesia tumbuh dari desa-desa kelahirannya.
"Astra bangga dapat mendampingi perjalanan mereka dalam memperkuat kontribusi sosial berkelanjutan di pedesaan, sekaligus memperluas inisiatif yang memberi dampak positif bagi masyarakat. Kami berharap semangat ini dapat menginspirasi lebih banyak anak bangsa untuk bergerak bersama membangun Indonesia hari ini dan di masa mendatang,” ujar Presiden Direktur Astra, Djony Bunarto Tjondro.
Sejak 2010, Astra menginisiasi Semangat Astra Terpadu Untuk Indonesia (SATU) Awards sebagai bentuk apresiasi bagi generasi muda yang memberi kontribusi positif bagi lingkungan dan komunitasnya.
Baca juga : Kilang Pertamina Gaspol Bangun Bisnis Rendah Karbon untuk Masa Depan
Program ini telah menemukan 792 pemuda inspiratif dan bersinergi dengan lebih dari 1.500 Kampung Berseri Astra serta Desa Sejahtera Astra di 35 provinsi.
Sinergi tiga program unggulan tersebut melahirkan berbagai kolaborasi antara para Tokoh Penggerak yang memberikan perubahan bagi bangsa. Hingga 2024, rangkaian kontribusi sosial Astra telah menjangkau 2,63 juta penerima manfaat di berbagai daerah.
Pada periode 2020–2024, valuasi ekspor Desa Sejahtera Astra mencapai Rp 349 miliar, menandai peningkatan daya saing produk desa di pasar global. Capaian ini tidak terlepas dari dedikasi para Tokoh Penggerak yang menjadi motor utama pemberdayaan di daerah masing-masing.
Tokoh Penggerak dari Berbagai Penjuru Negeri
Di balik setiap perubahan, ada sosok-sosok yang memilih untuk tidak berpangku tangan. Mereka kembali ke akar, merawat tanah kelahiran, dan menyalakan harapan bagi banyak orang. Inilah mereka:
1. Petronela Merauje – Penjaga Hutan Perempuan, Enggros, Papua
Dikenal sebagai Mama Nela, ia menjaga warisan leluhur berupa Hutan Perempuan. Dengan ketegasan yang lembut, ia memimpin para ibu membersihkan sampah, menanam mangrove, memulihkan hutan adat, sekaligus menjaga sumber pangan dan penghasilan warga.
2. Bernard “Oday” Langoday – Penggerak Ekosistem Kopi Cikajang, Garut
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Ajak Warga Malang Rasakan Keseruan MyPertamina WikenFES
Seorang coffee sociopreneur yang membangun ekosistem kopi dari hulu ke hilir. Ia menggerakkan lebih dari 4.000 warga, meningkatkan produktivitas petani, memperluas pasar, dan menjadikan kopi desa sebagai kebanggaan daerah.
3. Priska Yeniriatno – Pencipta Ruang Kedua bagi Perempuan dan Anak Muda, Singkawang
Ia meninggalkan karier untuk membangun rumah batik. Bermodal tabungan dan keberanian, kini ia mengelola tiga kampung wisata batik yang memberdayakan ibu rumah tangga dan pemuda putus sekolah.
4. Zainal Abidin – Penjaga Bentang Alam Karst Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan
Setelah menjadi orang pertama di kampungnya yang meraih gelar doktoral, ia kembali membangun daerah asal. Ia mengenalkan keindahan Rammang-Rammang melalui media sosial hingga menjadi destinasi wisata dunia.
Ia juga memproduksi pupuk organik ramah lingkungan dari kotoran kelelawar serta memantau kesehatan warga dengan berkeliling bersama dokter menggunakan perahu jolloro.
5. Ritno Kurniawan – Perintis Wisata Nyarai, Sumatra Barat
Baca juga : Kemenkes-Roche Perkuat Pembiayaan Kesehatan Lewat Skema CoB Nasional
Mengubah hutan lindung bekas pembalakan menjadi destinasi wisata alam yang mendunia. Dari hanya lima pemandu, kini berkembang menjadi 150 pemandu, termasuk yang bersertifikasi internasional.
6. Dian Banunu – Guru yang Menembus Batas, Takari, Kupang
Setiap pagi ia menumpang truk selama dua jam untuk mencapai sekolah di Oesusu, Kupang. Ia telah melahirkan lulusan-lulusan yang kini hidup mandiri sebagai pekerja profesional dan wirausahawan.
Seluruh cerita para penggerak ini dihadirkan dalam bentuk kisah dokumenter yang dapat disaksikan melalui YouTube SATU Indonesia, menjadi jendela harapan sekaligus ajakan bagi lebih banyak anak bangsa untuk berkontribusi positif bagi masyarakat di sekitarnya.
Komitmen Astra untuk terus bergerak bersama para Tokoh Penggerak bangsa di berbagai pelosok negeri sejalan dengan cita-cita Astra untuk “Sejahtera Bersama Bangsa”, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya