Dark/Light Mode

Berkat Pemberdayaan BRI, UMKM Kerajinan Lokal Cianjur Ini Raih Peluang Pasar Global

Selasa, 25 November 2025 20:08 WIB
UMKM asal Jawa Barat, yakni Faber Instrument berhasil mengembangkan produk kerajinan. (Foto: Dok. BRI)
UMKM asal Jawa Barat, yakni Faber Instrument berhasil mengembangkan produk kerajinan. (Foto: Dok. BRI)

RM.id  Rakyat Merdeka - Dorongan untuk menghadirkan inovasi ramah lingkungan membuka peluang bagi pemanfaatan limbah kayu yang lebih bernilai. Salah satu UMKM asal Jawa Barat, yakni Faber Instrument berhasil mengembangkan produk kerajinan yang diminati pasar.

Melalui pendampingan berkelanjutan dan dukungan BRI, UMKM ini makin percaya diri dalam memperluas jangkauan hingga ke tingkat internasional.

Helmi selaku pendiri Faber Instrument mengisahkan bahwa usaha ini berawal dari fenomena banyaknya limbah kayu jati yang tidak termanfaatkan di sekitarnya.

Ia kemudian mengolah limbah tersebut menjadi produk audio yang memiliki nilai seni dan karakter suara hangat khas kayu alami.

“Selain berorientasi pada kualitas suara, kami ingin menciptakan produk yang membawa pesan keberlanjutan dan kearifan lokal Indonesia," ujar Helmi.

"Saat ini basis produksi dan workshop kami berada di Cianjur, Jawa Barat, Gallery dan kegiatan pemasaran di Gedung STP-IPB Bogor dan pengembangan bisnis kami terhubung dengan mitra di beberapa kota besar seperti Bandung dan Jakarta,” ucap Helmi dalam keterangannya, Selasa (25/11/2025).

Baca juga : Tumbuh Bersama Pemberdayaan Rumah BUMN BRI, Pundi Craft Dukung Kerajinan Lokal

Penguatan bisnis Faber juga ditopang oleh model kerja yang melibatkan banyak tenaga lokal.

Helmi mengatakan, dalam proses produksi, Faber menggandeng pengrajin kayu dan ibu-ibu rumah tangga di sekitar Cianjur untuk pengerjaan bodi kayu, finishing, hingga pengemasan.

“Prinsip kami adalah tumbuh bersama masyarakat. Saat ini, tim inti kami berjumlah 12 orang, sementara tenaga pengrajin dan mitra lokal mencapai lebih dari 30 orang,” ujar Helmi.

Adapun, keunikan produk menjadi salah satu daya tarik utama Faber Instrument. Semua speaker diproduksi secara handcrafted, menggunakan kayu jati pilihan, dan menghadirkan karakter suara natural material alami.

Reputasi yang terbangun berkat kualitas inilah yang kemudian mengantarkan Faber dipercaya sebagai souvenir resmi G20 dan Mandalika Official Merchandise. Alhasil, jangkauan Faber dari hari ke hari pun terus meluas.

Di dalam negeri, produk mereka saat ini telah sukses dipasarkan di berbagai kota besar, termasuk Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Denpasar.

Baca juga : BRI Perkuat Program Pemberdayaan UMKM Dorong Pemerataan Ekonomi Nasional

Sementara di pasar global, Faber Instrument berhasil menembus pasar Korea Selatan dan kini tengah menjajaki permintaan dari potential buyer di Asia dan Eropa. Seiring bertambahnya permintaan, kapasitas produksi Faber juga terus meningkat.

Saat ini, perusahaan mampu memproduksi antara 100–200 unit per bulan, dengan total penjualan mencapai 945 unit dan omzet sekitar Rp1,5 miliar sepanjang tahun 2024.

Perjalanan Faber sebagai UMKM naik kelas pun semakin solid sejak bergabung dengan ekosistem BRI melalui program Brilianpreneur yang sekarang bernama BRI UMKM EXPO(RT).

Program ini memberikan pendampingan komprehensif, mulai dari pelatihan manajemen, kurasi produk, hingga akses terhadap berbagai pameran nasional dan internasional.

“Selain itu, kami mendapatkan dukungan pembiayaan Rekening Koran (RK), atau kredit modal kerja dari BRI yang kami gunakan untuk pengembangan produksi, pembelian bahan baku, dan peningkatan kapasitas,” kata Helmi.

Baginya, dukungan BRI sangat membantu Faber Instrument menembus pasar ekspor.

Baca juga : Harvest Group Perkenalkan Maklon Kosmetik Dan Skincare Sasar Pasar Global

Pendampingan yang diberikan mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan kapasitas manajemen usaha, perluasan jaringan pasar, kemudahan akses pembiayaan, hingga kesempatan untuk tampil dalam berbagai ajang nasional maupun internasional.

Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny mengatakan, bahwa Faber Instrument merupakan contoh bagaimana inovasi dan keberlanjutan dapat mendorong UMKM lokal untuk bertumbuh.

“Melalui beragam dukungan program pemberdayaan UMKM, BRI akan terus membantu pelaku usaha lokal naik kelas dan memperkuat posisi di pasar domestik sekaligus memperluas ekspansi di kancah global,” tutup Dhanny.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.