Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertamina Patra Niaga Pastikan Energi Aman Di Aceh–Sumatera
Sabtu, 29 November 2025 22:53 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina Patra Niaga melalui Regional Sumatera Bagian Utara terus memastikan penyaluran BBM dan LPG tetap berjalan di tengah bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Sejak cuaca ekstrem dilaporkan, perusahaan langsung menyiagakan tim darurat untuk menjaga ketersediaan energi di seluruh titik pelayanan.
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menjelaskan bahwa tim distribusi di lapangan terus menyesuaikan pola suplai dengan kondisi yang berubah cepat.
“Kami memastikan masyarakat tetap dapat mengakses BBM. Meski banyak jalur terputus akibat banjir dan longsor, tim kami tetap bergerak mencari rute alternatif agar penyaluran tidak terhenti,” ujarnya.
Banjir tinggi, longsor, serta beberapa jembatan yang amblas menyebabkan akses utama belum bisa dilalui mobil tangki. Beberapa titik hanya dapat dilewati kendaraan kecil sehingga distribusi BBM dan LPG harus diatur lebih ketat. Kondisi ini menuntut koordinasi intensif dengan BPBD, pemerintah daerah, dan aparat keamanan untuk membuka jalur distribusi dan evakuasi.
Baca juga : Elnusa Menjaga Pejuang Energi AMT di Tengah Bencana Sumatra
Dari sisi suplai laut, kondisi juga sempat dipengaruhi gelombang tinggi. Namun saat ini suplai berada pada posisi aman, dengan tiga kapal telah sandar dan melakukan pembongkaran secara normal. Empat kapal lain disiagakan sebagai floating stock untuk memperkuat ketahanan suplai regional. Stok BBM berbasis laut pun terjaga, dengan solar dan pertalite yang masing-masing memiliki ketahanan hingga dua pekan ke depan.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menambahkan bahwa beberapa lembaga penyalur di wilayah banjir mengalami gangguan operasional, seperti air yang masuk ke area tangki pendam, drive-way, dan pulau pompa. Sebagian SPBU harus menghentikan layanan sementara demi keamanan.
“Saat ini, 655 dari 709 SPBU tetap beroperasi melayani kebutuhan masyarakat,” jelasnya.
Penyaluran LPG melalui SPBE dan agen juga terdampak akibat tabung kosong maupun tabung penuh yang sulit keluar-masuk karena kondisi jalan yang tidak aman.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Energi Aman di Sumatera
Meski demikian, upaya pemulihan terus menunjukkan perkembangan. Sejumlah jalur alternatif mulai dibuka, memungkinkan SPBU dan agen LPG prioritas menerima suplai lebih cepat. Di beberapa lokasi, SPBE yang sebelumnya tidak dapat beroperasi kini mulai melakukan pengisian terbatas seiring membaiknya akses.
Pertamina Patra Niaga terus mengoptimalkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pengalihan suplai (RAE) dari terminal yang aman, penambahan mobil tangki untuk mempercepat distribusi, hingga monitoring ketat melalui Satgas guna memastikan seluruh titik kritis tetap mendapat layanan energi. Penyaluran bantuan Pertamina Peduli juga dilakukan di beberapa wilayah yang terdampak paling parah.
“Kami memonitor situasi setiap saat dan menyesuaikan pola distribusi agar masyarakat tetap bisa mengakses energi dengan aman. Kami mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan berhati-hati ketika mengisi di area yang masih tergenang. Jika diperlukan dukungan suplai tambahan, laporan dapat disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135,” pungkas Fahrougi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya