Dark/Light Mode

Partai Gelora Kerahkan Kader & Blue Helmet Bantu Korban Banjir–Longsor Sumatera

Sabtu, 29 November 2025 13:47 WIB
Sekjen Partai Gelora Mahfuz Siddik. (Foto: Humas DPP Partai Gelora)
Sekjen Partai Gelora Mahfuz Siddik. (Foto: Humas DPP Partai Gelora)

RM.id  Rakyat Merdeka - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyampaikan keprihatinan dan duka cita yang mendalam atas terjadinya bencana banjir dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Hingga Jumat (28/11/2025), sebanyak 174 orang dilaporkan meninggal dunia dan 79 lainnya masih dinyatakan hilang. Jumlah ini diperkirakan bertambah, karena banyak lokasi terdampak berada di area sulit dijangkau.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gelora Mahfuz Sidik saat membuka Kajian Pengembangan Wawasan dengan tema 'Dinamika Politik Global: Perspektif Sejarah dan Geografi', Jumat (28/11/2025) malam.

"Kita menyampaikan keprihatinan yang dalam atas musibah yang sedang menimpa saudara-saudara kita di wilayah Sumatera bagian utara, mulai dari Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat," kata Mahfuz Sidik.

Dalam kajian yang digelar secara daring iru, yang diikuti oleh kader dan fungsionaris DPP, DPW dan DPD se-Indonesia, Mahfuz menginstruksikan kepada kader mereka di daerah untuk membantu korban bencana banjir dan tanah longsor di Sumatera.

Baca juga : Aprozi Alam Serukan Solidaritas untuk Korban Banjir dan Longsor Sumatera

"Kami mendorong kader Partai Gelora di berbagai tempat untuk berpartisipasi dalam membantu masyarakat dan keluarga masyarakat kita, mengatasi bencana banjir yang dahsyat," katanya.

Mahfuz mengingatkan, bahwa bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera ini, tidak bisa dilepaskan dari maraknya fenomena aksi pembakaran liar dan penebangan hutan semena-mena.

"Alam sekarang sedang menujukkan buah dari prilaku kita. Bencana ini akibat 'Climate Change', perubahan iklim yang dipicu oleh sikap-sikap negatif dan tindakan destruktif yang kita pertontonkan seperti pembalakan liar dan penebangan hutan semena-mena," katanya.

Karena itu, Mahfuz mengatakan, Partai Gelora akan membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menghentikan aksi pembalakan liar dan penebangan hutan semena-mena.

"Penebangan hutan secara ilegal harus segera dihentikan dan Partai Gelora akan menjadi juru bicara pelestarian lingkungan kita," tegas Sekjen Partai Gelora ini.

Terjunkan Blue Helmet

Baca juga : Orsap Dan Kader Gerindra Wajib Bantu Korban Bencana

Sementara itu, Partai Gelora akan segera menerjunkan organisasi kemanusiaan dan relawan mereka, Blue Helmet.

Blue Helmet akan bekerja sama dengan TNI/Polri, BNPB, Basarnas dan lain-lain ke lokasi terdampak, terutama lokasi yang sulit dijangkau.

"Kami sudah melakukan assesment, pengumpulan data dan informasi, termasuk penerbangan Hercules ke Sumatera. Kami akan membawa bantuan makanan dan relawan ke lkkasi terdampak," kata Sulfiadi Bermawi, Komandan Nasional Blue Helmet Indonesia.

Sulfiadi mengatakan, kondisi masyarakat terdampak saat ini sedang kelaparan, sehingga dibutuhkan banyak logistik atau bantuan makanan.

"Kami akan segera menyalurkan bantuan ke lapangan, sehingga dibutuhkan fasilitas transportasi dan armada untuk mencapai lokasi," ujarnya.

Baca juga : BRI Peduli Bergerak Cepat Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Di Sumatera

Sufialdi berharap dukungan fasilitas armada transportasi dari pihak-pihak yang bertanggungjawab pada kesiapsiagaan bencana atau 'Disasster Management.

"Mohon doa dan kolaborasinya, agar Blue Helmet segera ke lapangan membantu saudara saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana ini," pungkas Sulfiadi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.