Dark/Light Mode

PalmCo Prioritaskan Wilayah Terpencil dalam Penyaluran Bantuan di Sumut dan Aceh

Selasa, 2 Desember 2025 11:44 WIB
Foto: PalmCo
Foto: PalmCo

RM.id  Rakyat Merdeka - Banjir besar dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera pada akhir November 2025 mengakibatkan kerusakan masif. Sejumlah akses transportasi nasional terputus, listrik padam berhari-hari, dan beberapa desa menjadi terisolasi, terutama di Aceh dan Sumatera Utara. Di tengah kondisi darurat ini, PTPN IV PalmCo bergerak cepat menyalurkan bantuan, termasuk ke titik-titik terdampak yang sulit dijangkau.

Sebagai bagian dari subholding PTPN III (Persero), PalmCo mendistribusikan bantuan berupa beras, air mineral, mi instan, telur, makanan siap saji, obat-obatan hingga perlengkapan medis darurat. Bantuan dikirim ke posko pengungsian dan wilayah terdampak di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Langkat, hingga Kota Langsa. Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, menyampaikan bahwa bantuan kemanusiaan menjadi prioritas, terutama bagi warga di daerah terisolasi. “PalmCo akan menjangkau seluruh wilayah di Sumut dan Aceh. Tidak ada lokasi yang terlalu jauh selama masyarakat membutuhkan,” ujarnya dalam pernyataan resmi, Senin (1/12/2025).

Baca juga : PalmCo Maksimalkan Bantuan Bencana, Tembus Wilayah Terisolasi di Sumut dan Aceh

Namun, upaya distribusi tak mudah. Sejumlah rute terputus karena banjir dan longsor, memaksa tim lapangan mencari jalur alternatif. “Di beberapa lokasi, tim harus memutar jauh karena akses utama tertutup. Prinsip kami sederhana: bantuan harus sampai,” tegasnya. Ia menambahkan, langkah ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab sosial PalmCo terhadap masyarakat di sekitar operasional perusahaan.

PalmCo juga membuka layanan komunikasi darurat berbasis jaringan internet satelit di Kantor PTPN IV Regional VI Langsa. Fasilitas ini menjadi solusi sementara ketika jaringan telekomunikasi lumpuh total. “Komunikasi sangat penting di fase awal bencana. Karena itu kami membuka akses internet gratis agar warga bisa menghubungi keluarga,” ujar Jatmiko. Layanan ini langsung dimanfaatkan warga, termasuk Mardiana, warga Desa Pondok Pabrik, yang akhirnya bisa memberi kabar setelah berhari-hari terputus komunikasi.

Baca juga : Pemprov DKI Siapkan Tambahan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera dan Aceh

Langkah cepat PalmCo menuai apresiasi dari pemerintah daerah. Kepala Desa Pulau Pakih Babusalam, Kabupaten Langkat, Mawardi, menyebut PalmCo sebagai pihak pertama yang tiba membawa bantuan. Hal serupa disampaikan Kepala Desa Hapesong Baru, Tapanuli Selatan, Zulkarnain Siregar yang berterima kasih atas dukungan alat berat untuk membuka akses jalan yang tertimbun material banjir.

PalmCo memastikan penyaluran bantuan akan terus berlangsung hingga kondisi membaik. Tim lapangan tetap memantau situasi dan kebutuhan warga secara berkala. “Bencana belum sepenuhnya berakhir. PalmCo akan terus hadir, termasuk di wilayah yang paling sulit dijangkau,” kata Jatmiko.

Baca juga : Ketum Bhayangkari Hibur Anak Pengungsian Dan Salurkan Bantuan Di Tapteng

Di tengah keterbatasan akses dan kondisi darurat, kehadiran PalmCo menjadi harapan bagi masyarakat yang terdampak banjir dan longsor di Aceh dan Sumatera Utara.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.