Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Gandeng Pegadaian, CIMB Niaga & Mandiri Sekuritas, BRI-MI Hadirkan ETF Emas
Selasa, 2 Desember 2025 19:24 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) sedang menyiapkan Exchange Traded Fund (ETF) Emas pertama di Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk memperluas pilihan instrumen investasi berbasis komoditas sekaligus memanfaatkan meningkatnya minat investor terhadap emas sebagai safe haven.
Adapun pengembangan ETF emas ini dilakukan melalui kolaborasi tiga mitra strategis, yaitu PT Pegadaian, PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga), dan PT Mandiri Sekuritas.
Dalam struktur kerja sama tersebut, BRI-MI berperan sebagai Manajer Investasi ETF Emas, Pegadaian sebagai Penyedia dan Kustodi Emas, CIMB Niaga sebagai Bank Kustodian, serta Mandiri Sekuritas sebagai Dealer Partisipan.
Kolaborasi strategis ini membentuk rantai layanan investasi yang terintegrasi, dari penyediaan emas, pengelolaan, penyimpanan, hingga mekanisme perdagangan di pasar modal.
Direktur Utama BRI-MI Tina Meilina mengatakan, momentum kenaikan harga emas yang terjadi hingga saat ini perlu dimanfaatkan oleh seluruh pelaku pasar, khususnya manajer investasi.
“Kami melihat bahwa momentum peningkatan harga emas harus bisa dimanfaatkan oleh pelaku pasar, terutama manajer investasi,” ungkapnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/12/2025).
Baca juga : Gandeng Lapas Cipinang, BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Perlindungan Warga Binaan
Pengembangan produk ini bukan hanya menjadi sebuah tonggak sejarah bagi terbentuknya instrumen investasi baru di pasar modal.
“Namun juga mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan dengan menyediakan produk berbasis underlying yang familiar bagi masyarakat, seperti emas," ujar Tina.
Tina menambahkan bahwa partisipasi dari Pegadaian, CIMB Niaga, dan Mandiri Sekuritas menjadi fondasi penting dalam memastikan kesiapan ETF emas ini.
ETF emas memberikan pilihan baru bagi investor untuk mendapatkan eksposur atas emas melalui mekanisme bursa.
“Dengan dukungan Pegadaian, CIMB Niaga, dan Mandiri Sekuritas, struktur produk menjadi yang pertama di Indonesia yang hadir dan diperkuat oleh ekosistem dari masing-masing perusahaan," ujarnya.
Sebagai informasi, produk ETF emas BRI-MI ini nantinya akan menghadirkan sejumlah fitur yang tidak dimiliki instrumen emas konvensional, seperti harga real-time selama jam bursa, spread yang lebih kompetitif, transaksi digital, serta pengelolaan oleh manajer investasi dan bank kustodian.
Baca juga : Permudah Akses Layanan Perbankan, CIMB Niaga Hadirkan Mobil Kas Di Jayapura
ETF Emas sebagai instrumen yang inklusif dan berkelanjutan bagi investor Indonesia.
Dalam sesi rangkaian acara MoU, masing-masing perwakilan perusahaan memberikan pandangan positif mengenai potensi besar ETF Emas sebagai instrumen yang inklusif dan berkelanjutan bagi investor Indonesia.
Sementara itu, Direktur Pemasaran, Penjualan, dan Pengembangan Produk PT Pegadaian Selfie Dewiyanti menegaskan, emas merupakan instrumen investasi yang telah familiar di mata Masyarakat sejak lama.
Sebagai Bullion Bank di Indonesia, PT Pegadaian mendukung langkah BRI-MI dalam memperkuat ekosistem emas nasional.
“Kami menyambut positif inisiatif BRI Manajemen Investasi sebagai pionir yang mendorong terbentuknya ETF Emas di Indonesia,” ujarnya.
Direktur Business Banking CIMB Niaga, Rusly Johannes menambahkan, ETF Emas memiliki potensi besar sebagai instrumen investasi yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Baca juga : Yayasan Berkah Boga Gizi Mandiri Resmikan Dapur MBG di Joglo Kembangan
Pihaknya bangga dapat menjadi bagian dari kolaborasi strategis dalam pengembangan ETF Emas ini.
“Dengan jaringan dan kapabilitas perbankan yang kami miliki, CIMB Niaga siap mendorong literasi sekaligus distribusi produk ETF Emas agar semakin mudah dijangkau oleh berbagai segmen nasabah,” katanya.
Direktur Utama Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana mengatakan, kehadiran ETF Emas telah dinantikan oleh banyak investor di Indonesia.
“Kami melihat ETF Emas sebagai instrumen yang dapat mendukung perkembangan industri pasar modal sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap produk investasi yang efisien dan tepercaya,” ujar Oki.
Terakhir, BRI-MI bersama para mitra strategis saat ini berkoordinasi lebih lanjut dengan regulator dan Self-Regulatory Organization (SRO) untuk memastikan kesiapan aspek teknis serta tata kelola perusahaan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya