Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pertamina Pastikan Pasokan BBM-LPG Aman Di Aceh, Sumut Dan Sumbar
Jumat, 5 Desember 2025 21:41 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) memastikan ketersediaan dan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) serta Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat tetap aman dan terjaga. Berbagai langkah percepatan pemulihan dilakukan guna memastikan kebutuhan energi masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw mengatakan, seluruh unit operasional bekerja maksimal menjaga distribusi energi tetap lancar. “Pertamina terus melakukan pemantauan intensif terhadap stok dan distribusi BBM serta LPG. Hingga saat ini, seluruh kebutuhan energi masyarakat masih dapat terlayani. Kami juga mengupayakan pembukaan akses distribusi bersama Pemerintah Daerah, BPBD, dan instansi terkait,” ujar Fahrougi.
Per 4 Desember 2025, sebanyak 696 dari total 727 SPBU (96 persen) di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah beroperasi menyalurkan BBM kepada masyarakat. Beberapa SPBU bahkan memperpanjang jam layanan hingga 24 jam untuk memenuhi tingginya kebutuhan di wilayah terdampak.
Pertamina juga menurunkan tim khusus untuk memastikan operasional dan rantai distribusi berjalan baik serta merespons cepat setiap kendala, terutama di titik rawan dan wilayah yang aksesnya masih terputus.
Baca juga : Tim ESDM Ngebut Pulihkan Listrik Di Aceh, Sumut Dan Sumbar
Di Aceh, Pertamina melakukan alih suplai BBM dari Terminal Krueng Raya untuk memenuhi kebutuhan SPBU di Pidie Jaya, Pidie, dan Bireuen, yang biasanya disuplai dari Integrated Terminal (IT) Lhokseumawe.
Pertamina juga menyiapkan suplai alternatif dan darurat dari beberapa terminal, sepertivFT Medan, FT Lhokseumawe, IT Dumai, FT Siantar, dan FT Kisaran khususnya saat cuaca buruk mengganggu operasional di Medan.
Untuk memperkuat penyaluran ke wilayah selatan dan utara Sibolga, Pertamina menambah armada mobil tangki dari Dumai. Penguatan suplai ini menjangkau Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, Tapanuli Tengah, Kota Sibolga, dan Tapanuli Utara.
Pertamina memastikan stok dan distribusi LPG berjalan normal. Saat ini terdapat 574 agen LPG dan 71 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang beroperasi melayani kebutuhan rumah tangga, bisnis, dan industri. Distribusi diperkuat untuk menjangkau wilayah yang akses daratnya masih terbatas.
Baca juga : Pertamina Patra Niaga Berikan Layanan Tanggap Darurat Lewat Darat, Laut dan Udara
Suplai darurat LPG juga dilakukan, termasuk pengiriman dari Teluk Bayur ke Gunung Sitoli menggunakan Skid Tank via laut serta suplai tambahan dari IT Dumai ke sejumlah SPBE di Sumatera Utara.
Dengan kondisi Sibolga dan Tapanuli Tengah yang masih terisolasi, Pertamina mengalirkan suplai darurat ke Gunung Sitoli dari Teluk Kabung menggunakan kapal, serta ke Sibolga melalui jalur laut dari SPBE Sitoli.
“Sebagian besar fasilitas penyaluran LPG telah beroperasi normal. Monitoring dilakukan setiap hari untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan di tengah situasi darurat,” jelas Fahrougi.
Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat, dan BPBD untuk memastikan alur distribusi energi ke wilayah terdampak berjalan lancar.
Baca juga : KCIC Pastikan Operasional Whoosh Aman Saat Musim Hujan
“Dalam situasi bencana, kebutuhan energi masyarakat menjadi prioritas kami. Pertamina memastikan layanan dan pasokan tetap tersedia serta mendukung upaya penanggulangan dan pemulihan,” tambah Fahrougi.
Pertamina juga mengimbau masyarakat tetap tenang, membeli BBM dan LPG sesuai kebutuhan, serta melaporkan potensi penyalahgunaan melalui Pertamina Contact Center 135.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya