Dark/Light Mode

Jamkrindo Juara 1 ARA 2024 untuk Kategori BUMN Non-Publik Keuangan

Selasa, 9 Desember 2025 09:34 WIB
Plt Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari (kanan) menerima penghargaan ARA 2024. (Foto: Dok. Jamkrindo)
Plt Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari (kanan) menerima penghargaan ARA 2024. (Foto: Dok. Jamkrindo)

RM.id  Rakyat Merdeka - PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo), anggota Holding Indonesia Financial Group (IFG), kembali menorehkan prestasi dengan meraih Juara 1 Annual Report Award (ARA) 2024 untuk kategori BUMN Non Go Publik Keuangan dalam klaster pendapatan di atas Rp 5 triliun. Penghargaan ini mengukuhkan komitmen Jamkrindo menghadirkan pelaporan tahunan yang transparan, akuntabel, dan selaras dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG).

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Jamkrindo, Abdul Bari, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kerja seluruh insan Jamkrindo yang telah memberi kontribusi terbaik di setiap lini. Ia menegaskan, keberhasilan itu tidak lepas dari dukungan penuh pemegang saham, baik Seri A yaitu Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) maupun Seri B yaitu Indonesia Financial Group.

“Penghargaan ini menegaskan bahwa transformasi Jamkrindo berjalan pada jalur yang tepat. Keberhasilan ini tidak mungkin dicapai tanpa kerja keras seluruh insan Jamkrindo dan dukungan strategis pemegang saham Seri A dan Seri B. Kami akan terus memperkuat transformasi dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional,” ujar Abdul Bari, usai malam penganugerahan ARA 2024, di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (8/12/2025).

Baca juga : IIF Raih Gold Rank di ASRRAT 2025 untuk Kelima Kalinya 

Abdul Bari menjelaskan, penghargaan ini mencerminkan transformasi Jamkrindo yang dalam beberapa tahun terakhir berjalan secara terarah dan menyeluruh. Transformasi tersebut mencakup penguatan bisnis, digitalisasi layanan, penyempurnaan proses operasional, manajemen risiko, peningkatan standar tata kelola, hingga pembangunan kapabilitas sumber daya manusia. Ia menyebut transformasi ini juga terlihat dari pengembangan model bisnis yang lebih adaptif dan inovatif dalam menjawab kebutuhan pemangku kepentingan dan dinamika industri penjaminan.

Dia menegakan, transformasi Jamkrindo bukan hanya perubahan sistem dan prosedur, tetapi perubahan paradigma. Pihaknya terus berupaya memastikan bahwa setiap langkah transformasi memberi nilai tambah bagi perusahaan, mitra kerja, dan masyarakat luas. "Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa perjalanan transformasi kami berada di jalur yang benar dan harus terus dilanjutkan guna mendukung keberlanjutan,” katanya.

Penghargaan ARA semakin memperkuat posisi Jamkrindo sebagai perusahaan penjaminan kredit terbesar di Indonesia yang tidak hanya menitikberatkan pada kinerja bisnis, tetapi juga pada transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan sebagai prinsip dasar dalam menjalankan peran di industri penjaminan. Dengan capaian ini, Jamkrindo berharap dapat terus memperkokoh kepercayaan publik dan menghadirkan laporan tahunan yang menjadi rujukan bagi praktik pelaporan korporasi di Indonesia.

Baca juga : Askrindo Syariah Salurkan Beasiswa Si Hebat 2025 Untuk Anak Yatim Dan Dhuafa

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Jamkrindo terus memperkuat perannya dalam meningkatkan inklusi keuangan, mendukung usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta membangun ekosistem usaha yang sehat dan produktif. Dengan kesinambungan transformasi, tata kelola yang makin solid, serta kerja sama erat dengan seluruh pemangku kepentingan, Jamkrindo optimistis kinerja perusahaan ke depan akan semakin kuat dan memberikan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.

ARA merupakan ajang penghargaan bergengsi sekaligus wadah bagi perusahaan untuk menunjukkan komitmen terhadap integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam mencapai keberlanjutan bisnis. ARA diselenggarakan Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), BP BUMN, Direktorat Jenderal Pajak, BEI, serta Ikatan Akuntan Indonesia (IAI).

Mengangkat tema Leading with Integrity, Transparency, and Accountability: The Path to a Sustainable Future, ARA 2024 menyoroti pentingnya pilar-pilar governansi sebagai fondasi keberlanjutan jangka panjang. Hadir dalam acara tersebut antara lain Ketua Umum KNKG Mardiasmo, Wakil Ketua Dewan Pengawas Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Muliaman D. Hadad, Anggota Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi, Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Ferry Irawan, Ketua Dewan Juri ARA Lindawati Gani, Ketua Panitia Pelaksana ARA Sidharta Utama, serta sejumlah pejabat tinggi pemerintah lainnya.

Baca juga : Pertamina SMEXPO 2025 Resmi Dibuka, Pacu Untuk UMKM Naik Kelas

Secara keseluruhan, ARA 2024 mencatat 206 pendaftar. Setelah proses seleksi, sebanyak 171 perusahaan memenuhi kriteria penilaian. Peserta kemudian dikelompokkan ke tiga klaster pendapatan: pendapatan hingga Rp 1 triliun sebanyak 43 peserta; pendapatan Rp 1 triliun–Rp 5 triliun sebanyak 51 peserta; serta pendapatan di atas Rp 5 triliun yang menjadi kelompok terbesar dengan 77 peserta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.