Dark/Light Mode

IPA Komit Dukung Pemerintah Tingkatkan Produksi Migas Nasional

Jumat, 12 Desember 2025 18:03 WIB
Sebagian dari Dewan Pengurus IPA periode 2026; dari kiri Direktur Eksekutif IPA, Marjolijn Wajong, Wakil Presiden IPA Wade Floyd, Presiden IPA 2026 Kathy Wu dan Wakil Presiden IPA Ronald Gunawan. [Foto: Dok]
Sebagian dari Dewan Pengurus IPA periode 2026; dari kiri Direktur Eksekutif IPA, Marjolijn Wajong, Wakil Presiden IPA Wade Floyd, Presiden IPA 2026 Kathy Wu dan Wakil Presiden IPA Ronald Gunawan. [Foto: Dok]

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesian Petroleum Association (IPA) menegaskan komitmennya mendukung Pemerintah Indonesia memperkuat ketahanan energi nasional dan meningkatkan produksi minyak serta gas bumi domestik.

Menjawab target peningkatan produksi, IPA menetapkan empat fokus strategis: kepastian hukum dan penghormatan kontrak, percepatan eksplorasi, peningkatan kemudahan berusaha, serta dukungan terhadap revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas).

“Dengan berfokus pada empat area tersebut, IPA berkomitmen bekerja sama dengan Pemerintah guna memastikan industri hulu minyak dan gas bumi terus memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan energi nasional,” ujar Presiden IPA 2026, Kathy Wu, dalam Rapat Umum Tahunan Anggota IPA di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

Baca juga : IPA Komit Dukung Pemerintah Tingkatkan Produksi Minyak dan Gas Nasional

IPA menilai, penghormatan terhadap kontrak dan kepastian hukum, merupakan fondasi utama dalam menjaga kepercayaan investor, sekaligus memperkuat daya tarik investasi sektor hulu migas. Percepatan eksplorasi juga disebut menjadi elemen kunci untuk mencapai target produksi pemerintah.

“Kami berharap lebih banyak wilayah kerja yang dapat ditawarkan kepada investor dengan proses dan persetujuan untuk PSC baru yang dapat dipercepat, serta adanya kepastian yang lebih besar terkait perpanjangan kontrak PSC,” kata Kathy.

Presiden IPA 2026, Kathy Wu,dalam Rapat Umum Tahunan Anggota IPA di Jakarta, Rabu (10/12/2025).

IPA turut menyoroti kebutuhan peningkatan kemudahan berusaha melalui penyederhanaan perizinan dan koordinasi lintas kementerian. Asosiasi menyambut baik terbitnya Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Perizinan Berusaha Berbasis Risiko yang menghadirkan Service Level Agreement, dinilai sebagai langkah maju untuk memperbaiki iklim usaha.

Baca juga : Aceh Paling Berat, Pemerintah Ngebut Pulihkan Listrik Pascabencana

Selain itu, IPA menyampaikan dukungan penuh kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Komisi VII DPR RI dalam percepatan revisi Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.

Revisi ini dinilai penting untuk memperkuat fondasi regulasi dan meningkatkan daya saing industri migas Indonesia di tingkat global.

Kepemimpinan IPA 2026

Baca juga : Alfons Manibui Dorong Penguatan Dana Bagi Hasil Migas untuk Daerah Penghasil

Dalam kesempatan itu, IPA juga mengumumkan penunjukan Hashim Djojohadikusumo, Utusan Khusus Presiden untuk Energi dan Lingkungan Hidup, sebagai anggota Dewan Pengawas IPA periode 2026.

IPA menyampaikan apresiasi atas kesediaan Hashim berbagi arahan strategis dan pengalaman industri yang luas untuk memperkuat kontribusi anggota IPA terhadap ketahanan dan transisi energi nasional.

Rapat Umum Anggota juga menetapkan susunan lengkap Dewan Pengurus IPA untuk periode 2026. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.