Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
APBN Digenjot Untuk Belanja Prioritas
Pemerintah Optimistis Ekonomi 2026 Stabil
Minggu, 14 Desember 2025 06:45 WIB
Sebelumnya
“Program diskon transportasi, event pariwisata dan insentif belanja telah disiapkan untuk menjaga momentum tersebut,” kata Airlangga.
Selain itu, potensi ekonomi digital juga disorot. “Ekonomi digital 2030 bisa mencapai 360 miliar dolar AS (Rp 5.995 triliun) dan berlipat dengan Digital Economic Framework Agreement. Potensi Indonesia sekitar 40 persen dari total ASEAN dan ini akan kita kejar,” kata Airlangga.
Dia menambahkan, penguatan talenta digital menjadi prioritas. “Kita butuh 12 juta talenta digital hingga 2030. Karena itu, program beasiswa, Artificial Intelligence (AI) talent factory, dan magang nasional akan terus diperluas tahun depan,” ujarnya.
Baca juga : Lantik Pimpinan DPW Kalbar, Ahmad Ali Target PSI Masuk Posisi 3 Besar
Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal memperkirakan pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun 2026 berada di kisaran 4,9 persen hingga 5,1 persen dan dinilai tetap resilien di tengah ketidakpastian global.
“Agar bisa lebih tinggi sesuai target Pemerintah, perlu kebijakan yang lebih kuat dan terarah agar momentum pemulihan tidak kehilangan daya dorong,” kata Faisal dalam keterangan tertulis kepada Rakyat Merdeka, Jumat (12/12/2025).
Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Esther Sri Astuti menyoroti pentingnya reformasi struktur ekonomi.
Baca juga : Mendekati Perayaan Nataru, Infrastruktur Dan Stok BBM Kunci Lancarnya Perjalanan
“Pertumbuhan ekonomi 2026 akan sangat bergantung pada langkah Pemerintah memperkuat daya saing industri, memperbaiki sistem logistik dan mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan serta energi,” kata Esther kepada Rakyat Merdeka, Kamis (11/12/2025).
“Tahun 2026 akan menjadi momentum penting memperbaiki struktur ekonomi. Jika reformasi berjalan konsisten, kita bisa mendorong pertumbuhan di atas 5 persen dalam jangka menengah,” tutupnya. NOV
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 8, edisi Minggu, 14 Desember 2025 dengan judul "APBN Digenjot Untuk Belanja Prioritas Pemerintah Optimistis Ekonomi 2026 Stabil"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya