Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Inflasi AS Beri Angin Segar, Rupiah Menguat Ke Rp 16.709
Jumat, 19 Desember 2025 09:18 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat pagi menguat 0,08 persen ke posisi Rp 16.709 per dolar Amerika Serikat (AS) dibanding penutupan Kamis di level Rp 16.723 per dolar AS.
Pergerakan mata uang kawasan Asia bervariasi terhadap dolar AS. Baht Thailand melemah 0,05 persen, dolar Singapura turun 0,05 persen, yen Jepang melemah 0,10 persen, dan won Korea Selatan melemah 0,29 persen. Sementara peso Filipina naik 0,03 persen, ringgit Malaysia menguat 0,10 persen, dan rupee India naik 0,13 persen.
Baca juga : Pasar Tunggu RDG BI, Rupiah Menguat Ke Rp 16.666
Di sisi lain, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat 0,02 persen ke level 98,13. Adapun rupiah terhadap poundsterling Inggris tercatat menguat 0,06 persen ke level Rp 22.359, sedangkan terhadap dolar Australia melemah ke kisaran Rp 11.040.
Analis pasar keuangan, Lukman Leong memproyeksikan, rupiah berpotensi melanjutkan penguatan didorong data inflasi Amerika Serikat yang menunjukkan tren mereda sehingga meningkatkan peluang pemangkasan suku bunga oleh The Federal Reserve (The Fed).
Baca juga : Rupiah Dibuka Melemah Tipis Ke Rp 16.670
“Namun, penguatan mungkin terbatas, mengingat rupiah juga masih tertekan oleh prospek pemangkasan suku bunga Bank Indonesia (BI),” ujarnya, Jumat (19/12/2025).
Ia memperkirakan rupiah bergerak dalam rentang Rp 16.650 hingga Rp 16.750 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya