Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Pos Indonesia Salurkan BLTS Kesra Ke 407 Ribu KPM Di Lampung
Rabu, 24 Desember 2025 11:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) di Provinsi Lampung menjadi penopang penting bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat.
PT Pos Indonesia (Persero) dipercaya menyalurkan bantuan tersebut melalui jaringan Kantorpos dengan menjangkau wilayah perkotaan, pedesaan, hingga daerah kepulauan dan kawasan tertinggal.
Executive General Manager Kantorpos Cabang Utama (KCU) Bandar Lampung Rudi Rinaldi mengatakan penyaluran BLTS Kesra di Provinsi Lampung dimulai sejak 21 November 2025 dan berlangsung hingga akhir November, dengan masa penyelesaian hingga pertengahan Desember.
“Total alokasi BLTS Kesra di Provinsi Lampung mencapai 407.701 KPM, sedangkan untuk wilayah kerja KCU Bandar Lampung sebanyak 157.896 KPM,” ujar Rudi di Bandar Lampung, Rabu (24/12/2025).
Ia menjelaskan hingga 13 Desember 2025 realisasi penyaluran telah mencapai sekitar 90 persen. Pos Indonesia menargetkan tingkat penyaluran dapat mencapai 99 persen hingga 17 Desember 2025.
Menurut Rudi, sisa penyaluran umumnya terkendala faktor teknis, seperti penerima yang berada di luar daerah atau telah berpindah alamat. Meski demikian, secara keseluruhan bantuan telah terdistribusi hampir sepenuhnya.
Rudi mengatakan penyaluran BLTS Kesra di Lampung tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah kepulauan dan kawasan tertinggal, terdepan, dan terpencil (3T), seperti Pulau Sebesi, Pulau Pahawang, Pulau Legundi, hingga wilayah Pematang Sawah Laut.
Baca juga : Danone Indonesia Lanjutkan Misi Kemanusiaan Bantu Korban Bencana Sumatera
“Walaupun jumlah KPM di wilayah 3T tidak sebanyak di kota atau kabupaten, kami tetap memiliki tanggung jawab untuk menyalurkan bantuan ini. Bahkan di beberapa lokasi, petugas harus menempuh perjalanan laut hingga empat jam,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, Pos Indonesia menerapkan tiga pola penyaluran, yakni pengambilan langsung di Kantorpos, pembayaran secara komunitas, serta layanan antar langsung ke rumah (door to door). Layanan door to door diprioritaskan bagi KPM lanjut usia, penyandang disabilitas, serta warga yang tidak memungkinkan datang ke kantor pos.
Salah satu penerima manfaat layanan door to door, Rustini, warga Bandar Lampung, mengaku baru mengetahui dirinya terdaftar sebagai penerima BLTS Kesra setelah mendapat informasi dari RT setempat.
“Alhamdulillah, senang sekali. Saya didatangi ke rumah, tidak perlu repot ke kantor pos. Bantuan ini saya gunakan untuk membeli sembako dan kebutuhan sekolah anak,” ujar Rustini.
Hal serupa dirasakan Nikmat Taal, penerima BLTS Kesra yang mendapatkan layanan antar karena kondisi kesehatan. Ia mengaku usahanya berhenti setelah mengalami stroke dan modal usahanya habis untuk biaya pengobatan.
“Bantuan ini sangat membantu, saya gunakan untuk berobat dan kebutuhan makan sehari-hari,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pelayanan petugas pos yang dinilai ramah dan informatif selama proses penyaluran.
Baca juga : FKMPI Salurkan Bantuan Kedua untuk Korban Banjir Langkat
Sementara itu, di Kantorpos Bandar Lampung, antrean KPM terlihat tertib. Wahyuni, salah satu penerima BLTS Kesra yang datang langsung ke kantor pos, mengaku baru pertama kali menerima bantuan sosial.
“Saya sangat senang. Dari dulu belum pernah dapat bantuan. Uangnya nanti untuk keperluan sekolah anak dan beli sembako,” katanya.
Safari, warga Kecamatan Enggal yang mewakili istrinya mengambil bantuan di Kantorpos, menilai BLTS Kesra membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga. “Lumayan untuk kebutuhan sehari-hari. Harapan saya, bantuan ini benar-benar diberikan kepada yang paling membutuhkan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Femmy Fachromy, penerima BLTS Kesra lainnya di wilayah Enggal. Ia berencana memanfaatkan bantuan tersebut untuk menopang usaha warung kecilnya yang sempat terhenti.
“Artinya sangat terbantu. Mudah-mudahan bantuan ini benar-benar tepat sasaran untuk mereka yang membutuhkan kehidupan yang lebih baik,” katanya.
Di sisi lain, juru bayar Kantorpos KCU Bandar Lampung Sujatmiko menjelaskan bahwa data penerima BLTS Kesra bersumber dari Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial dan diverifikasi kembali oleh petugas pos sebelum penyaluran.
“Tantangan di lapangan biasanya alamat kurang lengkap, penerima tidak berada di tempat, atau kendala cuaca,” katanya.
Baca juga : Polda Sumbar Salurkan Ratusan Ribu Porsi Makanan Ke Warga Terdampak Bencana
Untuk KPM yang tidak dapat menandatangani karena disabilitas atau kondisi kesehatan, petugas melakukan pendampingan bersama aparat setempat dan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) agar bantuan tetap tersalurkan secara adil dan manusiawi.
Rudi menilai BLTS Kesra tidak hanya memberikan manfaat langsung bagi KPM, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi di lingkungan sekitar lokasi penyaluran. “Bantuan ini meningkatkan daya beli KPM sekaligus membantu perekonomian masyarakat sekitar, terutama pelaku usaha kecil,” ujarnya.
Ia mengingatkan agar bantuan dimanfaatkan sesuai peruntukannya, yakni untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga, sehingga dampaknya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
Penyaluran BLTS Kesra di Bandar Lampung mencerminkan upaya kolaborasi pemerintah dan PT Pos Indonesia dalam menghadirkan layanan publik yang inklusif, mulai dari loket Kantorpos hingga layanan antar langsung ke rumah warga yang paling membutuhkan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya