Dark/Light Mode

Fokus Pulihkan Akses & Keselamatan Warga

Kementerian PU Dan PTPP Lanjutkan Tanggap Darurat Ruas Jalan Bireuen–Takengon

Senin, 29 Desember 2025 14:22 WIB
Foto; Dok. PTPP
Foto; Dok. PTPP

RM.id  Rakyat Merdeka - PT PP (Persero) Tbk (PTPP), perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara Indonesia, melanjutkan penanganan tanggap darurat pada ruas jalan Bireuen– Takengon.

Hal ini sebagai bagian dari respons berkelanjutan atas bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh sejak awal Desember 2025.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari upaya PTPP berkolaborasi dengan Kementerian PU dalam membuka kembali akses terdampak, menjaga kelancaran distribusi logistik, serta memulihkan konektivitas antarwilayah yang terdampak bencana.

Curah hujan tinggi yang terjadi secara beruntun mengakibatkan longsor, jalan amblas, serta kerusakan jembatan di sejumlah titik pada ruas Bireuen–Takengon.

Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap mobilitas masyarakat, aktivitas ekonomi, serta akses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan distribusi kebutuhan pokok.

Baca juga : Jelang Nataru, Kementan Pastikan Pasokan Bawang Merah Aman Terkendali

Dalam situasi darurat tersebut, pemulihan akses jalan menjadi kebutuhan mendesak agar masyarakat dapat kembali beraktivitas secara aman dan bertahap.

Sejak awal penugasan, PTPP telah menurunkan tim lapangan dan peralatan berat untuk melakukan penanganan di titik-titik kritis.

Pekerjaan dilakukan secara bertahap, mulai dari pembersihan material longsor, penanganan jalan amblas, hingga perbaikan dan pemasangan jembatan sementara.

Di beberapa lokasi, pekerjaan dilaksanakan hingga malam hari guna mempercepat pemulihan tanpa mengabaikan aspek keselamatan kerja.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, mengatakan, bahwa hingga 27 Desember 2025, sebagian besar titik terdampak di ruas Bireuen–Takengon telah kembali difungsikan, termasuk sejumlah jembatan dan badan jalan yang sebelumnya terputus.

Baca juga : Kemenko Perekonomian Salurkan Bantuan Tanggap Darurat untuk Bencana di Sumatera

“Untuk titik-titik yang masih dalam proses penanganan, pengaturan lalu lintas serta pengalihan ke jalur alternatif terus kami jaga agar mobilitas masyarakat tetap berlangsung,” ujar Joko dalam keterangannya, Senin (29/12/2025).

Joko menambahkan, bahwa keberlanjutan penanganan ini merupakan bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPP, sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Kami menyadari bahwa jalan dan jembatan bukan sekadar infrastruktur fisik. Hal tersebut dalah akses masyarakat untuk kembali ke rumah, bekerja, bersekolah, dan mendapatkan bantuan.," ujar Joko.

Joko menambahkan, dalam setiap tahapan penanganan, PTPP mengutamakan keselamatan, keberfungsian akses, dan percepatan pemulihan.

Dalam pelaksanaan di lapangan, PTPP terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Pekerjaan Umum, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait.

Baca juga : Wujudkan Asta Cita, Kemenperin Luncurkan Strategi Baru Industrialisasi Nasional

Koordinasi ini bertujuan memastikan bahwa penanganan darurat dapat berjalan seiring dengan rencana penanganan permanen, sehingga infrastruktur yang dipulihkan tidak hanya kembali berfungsi, tetapi juga lebih siap menghadapi potensi risiko bencana di masa mendatang.

Melalui kelanjutan upaya tanggap darurat ini, PTPP berharap pemulihan akses Bireuen–Takengon dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, membantu memperlancar mobilitas, serta mendukung pemulihan sosial dan ekonomi wilayah terdampak.

“PTPP akan terus hadir dan bekerja bersama masyarakat hingga akses benar-benar pulih dan aktivitas warga dapat kembali berjalan aman tutup," pungkas Joko.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.