Dark/Light Mode

Kawasan Industri Bertambah Jadi 175 Lokasi, Investasi Melonjak 9,26 Persen

Rabu, 31 Desember 2025 20:48 WIB
Foto: Kemenperin
Foto: Kemenperin

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencatat pembangunan kawasan industri (KI) di Indonesia terus menunjukkan kemajuan signifikan dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian nasional.

Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin Tri Supondy mengatakan hingga saat ini jumlah kawasan industri di Indonesia telah mencapai 175 kawasan, dengan sekitar 59,4 persen di antaranya berada di Pulau Jawa.

“Dalam setahun terakhir terdapat penambahan sembilan kawasan industri baru, dan empat di antaranya berlokasi di luar Pulau Jawa,” ujar Tri Supondy dalam jumpa pers akhir tahun Kementerian Perindustrian di Jakarta, Rabu (31/12/2025).

Baca juga : Industri Cat RI Melesat, PCS 2025 Genjot Inovasi & Investasi

Ia menjelaskan, bertambahnya kawasan industri tersebut turut mendorong peningkatan luas lahan kawasan industri secara nasional. Secara keseluruhan, luas lahan kawasan industri tumbuh sebesar 4,32 persen atau setara dengan 4.079,53 hektare.

Selain itu, jumlah tenan atau pelaku usaha yang beroperasi di kawasan industri juga mengalami kenaikan sebesar 1,12 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Peningkatan tersebut mencerminkan minat investasi yang terus tumbuh seiring dengan penguatan ekosistem industri nasional.

Menurut Tri, perkembangan kawasan industri berkontribusi langsung terhadap kinerja perekonomian nasional. Hal ini tercermin dari peningkatan realisasi investasi sebesar 9,26 persen, serta penyerapan tenaga kerja yang meningkat hingga 15 persen.

Baca juga : Mood Pengusaha Positif, Kadin Optimistis Investasi 2026 Menguat

“Keberadaan kawasan industri juga memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, yang pada triwulan III 2025 tercatat mencapai 9,44 persen,” katanya.

Kemenperin menilai pembangunan kawasan industri yang semakin merata, termasuk di luar Pulau Jawa, menjadi salah satu strategi penting untuk mendorong pemerataan pembangunan, memperkuat daya saing industri, serta menciptakan lapangan kerja baru di berbagai daerah.

Ke depan, pemerintah akan terus mendorong pengembangan kawasan industri yang terintegrasi dengan infrastruktur pendukung, sumber daya manusia industri, serta rantai pasok nasional guna menopang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.